Sunday, June 26, 2016

Burung Lovebird si Jalal

Pamor lovebird di arena lomba burung berkicau memang terus bersinar. Buktinya, hampir semua EO membuka kelas lovebird lebih banyak daripada jenis burung berkicau lainnya. Setiap blok juga punya jawara masing-masing, mulai dari lovebird Dewi Sri (Blok Timur), Kusumo (Blok Tengah), hingga Jalal di Blok Barat. Secara keseluruhan, melihat prestasinya di sejumlah even nasional sejak awal tahun 2015, lovebird Kusumo milik H Sigit WMP Klaten masih yang terbaik di Indonesia. Burung ini kerap meraih hattrick, quattrick, quintrick, hingga pentatrick dalam even-even nasional.

Tanpa bermaksud menafikan eksistensi lovebird-lovebird jawara lainnya, boleh dibilang lovebird Jalal kini menjadi pesaing berat Kusumo dalam berbagai even nasional. Kendati rekornya masih di bawah Kusumo, Jalal termasuk segelintir lovebird yang pernah mengungguli Kusumo.

Para pecinta love bird pasti sudah tahu kalau nama ‘Si Jalal’ love bird milik Ade Bandung ini. Love Bird yang begitu mapan dan selalu kerja bilamana digantangkan. Setiap Minggu Si Jalal selalu membuat sang pemilik bersuka cita. Love Bird Si Jalal sekarang juga menjadi salah satu ancaman bagi love bird lain. Kalau kita melihat kinerja Si Jalal setiap digantangkan selalu bekerja dan kerja. Pasti para pecinta love bird bertanya – tanya kok bisa burung tersebut seperti itu?...

Perawatan lovebird Jalal

Kestabilan lovebird Jalal dalam setiap penampilannya mengindikasikan kalau burung ini mempunyai kualitas di atas rata-rata. Kerjanya stabil, durasi ngekeknya panjang, serta ditunjang oleh materi isian yang mumpuni.

Berkat torehan prestasinya yang cemerlang, Om Ade pun berani membanderol Jalal seharga Rp 750 juta. “Beberapa waktu lalu, ada kicaumania di Bandung yang menawar 450 juta. Tentu saja ini masih jauh dari harapan,” kata Om Ade.

Meski sudah punya reputasi nasional, Om Ade mengakui kalau perawatan lovebird Jalal sebenarnya biasa-biasa alias standar. Bahkan lovebird berkelamin jantan ini tak pernah mandi, dijemur, maupun dikerodong.

Lha, kok bisa?

“Jalal memang lovebird unik. Burung ini memang tak pernah mandi, dijemur, dan dikerodong. Sebab Jalal merupakan lovebird impor, awalnya saya proyeksikan sebagai induk jantan di kandang ternak. Makanya dia terbiasa tidak mandi, jemur, atau dikerodong,” jelas Om Ade.
Read more > Burung Lovebird si Jalal

Thursday, May 21, 2015

Fenomena Aksi Lovebird Kusumo

Fenomena Aksi Lovebird Kusumo. Di mulai dari Gelaran Fairplay Cup I Solo , Depok Solo menjadi ajang unjuk tampil edan-edanan bagi lovebird bernama Kusumo. Jagoan H Sigit WMP Klaten ini tampil tidak seperti biasanya alias luar biasa. Bila sebelumnya hanya cetak double winner yaitu di even Angkasa Pura Cup IV Boyolali dan Valentine Day Yogyakarta 2015, maka kali ini Kusumo berhasil membukukan kemenangan nyaris double hattrik:  juara 1 lima kali (Quintrik) dan sekali juara 2. Pada Gelaran Soeharto Cup II di Yogya 8 Maret 2015 menyapu bersih 5 kelas Lovebird beberapa waktu lalu, melalui aksi teatrikal dengan gaya ngetem sambil ngulet-ngulet kemudian berbunyi panjang. Kembali tampil memukau penonton ibukota Jakarta di event Road To BnR Award Lapangan Banteng 5 April 2015. 

Wuedan… digantang dari awal langsung nembak. Sesekali cuma putar badan tapi masih dititik yang sama lalu nembak lagi dan lagi hingga penjurian usai. Benar-benar edan,” celetuk salah satu peserta yang geleng-geleng tak percaya melihat penampilan Kusumo yang bak kesetanan. Tak heran Juri BnR yang bertugas saat itu hanya tinggal mencari juara kedua untuk kelas Lovebird selanjutnya. Tak heran Kemenangan Quattrick sukses diraihnya yaitu di Kelas Lovebird AMB, Lovebird BnR Vit A, Lovebird BnR Vit B dan Kelas BnR sukses membawa Sepeda Motor yang disponsori oleh Honda.

Bagi Om Sigit WMP mendidik Lovebird Kusumo memiliki kemandirian bukan perkara mudah, Kusumo dapat melakukan kegiatan rutin membersihkan diri dengan cara mandi sendiri di dalam cepuk yang telah disediakan. Pria kelahiran 26 Maret ini menambahkan,”Kalau burung bahan biasa dahulunya mandi disemprot-semprot. Pagi dan sore setelah saya pulang ke rumah. Setelah sudah mapan, biarkan burung mandi sendiri. Mau sore atau malam silahkan, kalaupun mau sambil hujan-hujanan yang penting bersih dan nyelup sendiri.”

Berawal dari menyetel Lovebird Kusumo selama 2 tahun, Om Sigit bisa memahami karakter burung. Tidak hanya Lovebird tetapi juga bagaimana menangani perawatan burung lain di rumahnya. Kuncinya adalah menyetel birahi dan lamanya penjemuran.


Read more > Fenomena Aksi Lovebird Kusumo

Friday, January 31, 2014

Cara Mengawinkan Kenari

Arena Burung – Salah satu burung kicauan yang memiliki harga stabil adalah Burung Kenari. Selain dipelihara untuk melengkapi koleksi burung kicauannya, banyak juga yang memelihara untuk ditangkarkan. Bahkan bisa dibilang bisnis ternak kenari adalah sangat menggiurkan. Kali ini Arena Terbaru akan memberikan tips sesuai permintaan Om Agus tentang cara mengawinkan burung kenari agar lebih efektif.  Cekidot…



  • Jangan tergesa-gesa untuk mencampurkan burung jantan dan betina sebelum melalui proses penjodohan terlebih dahulu.

  • Pilih pejantan yang sudah benar-benar siap dan betina sudah matang kelamin (kloaka terlihat bengkak memerah) dan sudah menyusun sarang di sangkar lainnya, proses mengawinkan baru dimulai.

  • Pastikan kedua kenari benar-benar jodoh ketika akan dicampur dlam 1 kandang. Biasanya ditandai dengan kedua burung akan saling meloloh makanan jika berdekatan.
  • Jika kondisi sudah seperti yang saya sebutkan di atas, maka pilihlah waktu pagi hari setelah kita selesai bersih-bersih dan memberi pakan semua momongan, masukkan jantan kenari yang sudah siap itu ke sangkar kenari betina.
  • Jika setelah dimasukkan si kenari jantan tidak juga segera mau naik mengawini si betina, ambillah kenari jantan yang lainnya, dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan kita kawinkan.
  • Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera “naik” ke atas betina dan terjadilah perkawinan.
  • Biarkan jantan dan betina kenari berduaan sampai sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya terjadi 2-3 kali perkawinan atau bahkan lebih.
  • Setelah itu, pisahkan jantan dan betina kenari sehingga keduanya tidak saling lihat.

  • Ulangi kesemua langkah di atas selama 3 hari berikutnya. Nah, setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.

Read more > Cara Mengawinkan Kenari

Wednesday, January 29, 2014

PERUBAHAN GAYA BERBUNYI TELER ANIS MERAH


Anis merah (AM) macet banyak penyebabnya. Bisa jadi karena sakit (termasuk masa ngurak-mabung) dan tidak birahi. Semua burung kicauan pada dasarnya bisa bunyi, hanya saja untuk betina, tidak seperti bunyi jantannya, agak sepi, meski untuk burung-burung tertentu (misalnya cucakrowo, lovebird dsb) ada yang lebih bagus betinanya dalam berkicau.

Oke, kalau Anda sudah pasti dan yakin anis merah Anda bebas dari kekurangan nutrisi dan juga bebas parasit (tungau, kutu dsb), maka cobalah beri extra fooding berupa buah sawo atau salak yang benar-benar matang atau malah cenderung sudah gembur tetapi tidak busuk. Sawo atau salak yang demikian bisa diberikan sebagai menu tambahan harian selama masa treatmen. Selain itu anis merah juga diembun-embunkan. Pagi-pagi sekali, saat embun masih turun, keluarkan anis merah Anda.

Tambahan catatan, anis merah (juga anis kembang) juga suka ngangkat suara kalau ada suara rangsangan lain. Coba untuk anis merah macet, sering-sering distelkan kaset suara burung isian seperti LB, ciblek, cucak jenggot atau cililin. Untuk membuat dia lebih berani bunyi, gantungkan di tempat dekat orang lalu lalang, misalnya dekat pintu dapur, atau dekat dengan suara gemercik air.

Pengaruh sangkar, warna dan bau

Perlu pula diperhatikan bahwa strukutur, bahan, cat dan sebagainya dari komponen sangkar sangat berpengaruh pada anis merah. Ada anis merah yang tidak mau bunyi atau bunyi tidak maksimal di sangkar kotak, maunya di sangkar bulat dan sebaliknya. Ada yang tidak mau dengan tangkringan berdiameter besar, harus kecil atau sebaliknya.

Tanpa berbicara sisi mistik, percaya tidak percaya, burung anis merah yang lahir dan menetas di kawasan hutan yang ada kayu cendana-nya, akan mudah sekali bunyi dan teler jika di dasar sangkar kita beri cuilan kayu cendana. Secara logika asal-asalan, hal ini mungkin disebabkan bau kayu cendana membangkitkan memori anis merah akan daerah asalnya.

Selain kayu cendana, juga harumnya bunga kopi, ternyata bisa membuat burung anis merah mudah bunyi atau teler, khususnya anis merah dari tlatah Bali. Kemungkinan juga hal ini disebabkan rata-rata anis merah Bali berhabitat pepohonan kopi. Apakah demikian hubungannya ataukah tidak, wallahu’alam.

Singkat kata pengaruh sangkar dan segala yang melekat padanya mempunyai pengaruh pada gampang-tidaknya burung bunyi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah benda-benda lain yang ada di sekitar burung. Ada burung tertentu yang kelabakan bila didekatkan dengan benda berwarna merah, topi atau payung. Kalau burung kelabakan, kita tentu gampang mendeteksinya. Masalahnya, kalau burung hanya diam karena stres, tentu kita yang kebingungan. Selama benda dengan warna atau bentuk tertentu masih berada di sekitar burung, dipastikan burung tetap stres tidak mau bunyi.

Burung yang membisu karena faktor lingkungan, akan mau bunyi lagi meski bertahap jika lingkungan kita ubah, atau burung berpindah tangn/rumah. Oleh karena itu tidak mengherankan ada burung yang berbulan-bulan membisu, tetapi begitu dibeli orang lain dan berpindah rumah, langsung bunyi bahkan gacor.

Termasuk lingkungan ini adalah burung-burung lain di rumah. Ada burung-burung tertentu yang secara karakter memiliki “perbawa” terhadap burung lain. Saya pernah punya anis kembang yang terlihat biasa saja. Tetapi beberapa kacer milik teman yang dikenal tidak pernah mbagong atau nguda laut, langsung mbagong begitu melihat anis kembang tersebut meski si anis kembang tikda bunyi dan hanya bersiul “shiiittt…”.

Hal itu secara logika memang tidak bisa saya jelaskan. Namun itulah faktanya. Jadi masalah burung macet bunyi atau membisu, banyak penyebabnya yang tidak bisa serta merta bisa kita ketahui. Teliti lagi… teliti lagi, itulah seninya bermain burung…

Anis tidak mau teler

Nah, kalau masalah anis merah tidak teler meski sudah lama ngemplongnya, volume juga tembus, variasi bagus, dan juga sudah didekatkan dengan anis merah teler, maka perlu diketahui bahwa memang ada anis merah tertentu yang “sulit” teler kalau di rumah. Hanya saja tiba-tiba dia bisa langsung “leeerrr” teler begitu ditandingkan dengan banyak anis merah.

Lebih dari itu, sebenarnya ada juga gaya teler anis merah bukan dalam pengertian “teler” yang kita pahami saat ini, yakni menundukkan kepala atau mengoyangkan badan kanan-kiri. Ada anis merah yang meski teler hanya sedikit menggoyang-goyangkan kepala atau juga hanya buka-buka ekor. Untuk membedakan apakah anis merah itu teler atau tidak, coba saja dengarkan lagunya. Kalau awalnya hanya ngeplong-ngeplong dengan jarak antar ngeplongan relatif lama, tetapi menjadi relatif cepat dengan lagu yang lebih variatif, maka sebenarnya anis merah itu dalam kondisi teler.

Ya, perlu ditegaskan lagi, ada anis merah yang memang “tidak bisa teler” kalau pengertian teler adalah bunyi dengan speed rapat sambil mendengklukkan kepala, goyang, buka ekor dan sebagainya. Ini memang anis merah yang “langka”. Kalau anis merah Anda memang demikian, sayang sekali bahwa hal itu bukan terjadi pada pertengahan dekade 90. Sebab pada masa itu, anis merah seperti ini diburu para penghobi dengan harga yang selangit. Sebab, pada masa awal-awal kepopuleran anis merah di pertengahan dekade 90, AM yang gacor tetapi tidak teler-lah yang dianggap sebagai burung bagus. Sedangkan kalau ada anis merah belum-belum sudah teler, maka akan segera terdengar “huuuu” mencemooh.Perubahan gaya teler anis merah

Demikianlah seperti saya sebutkan di atas, bahwa masalah mabung, penyakit, kondisi mental dan lingkungan sangat berpengaruh pada suara kicauan burung. Namun ternyata, dari banyak pengalaman para pemain burung, pengaruh tersebut tidak hanya pada suara (macet-tidak macet, teler-tidak teler), tetapi juga pada perubahan gaya teler.

Seeorang teman ada yang punya anis merah yang telernya bergaya klasik. Namun seusai mabung, anis merah tersebut punya gaya teler ndlosor mbebek, bahkan main buka-tutup ekor.

Sebaliknya, ada yang punya anis merah yang dulunya punya gaya teler gaya bebek, tetapi jadi bergaya klasik seusai mabung. Pada cerita lain, ada anis merah yang telernya klasik biasa saja, tetapi begitu ketemu lawan dia mau main ngotot, teler mengibas kanan-kiri dan bahkan buka-buka ekor. Atau juga sebaliknya, ada yang bergaya habis-habisan kalau sendirian, tetapi malah cuma tampil biasa saja ketika ketemua banyak lawan.

Jadi demikianlah kalau Anda punya anis merah. Jika ada perubahan performa, baik performa suara maupun perilaku (termasuk gaya teler), Anda harus meneliti semua faktor, baik kesehatan, sangkar maupun lingkungan sekitarnya. Artinya, tidak pernah ada jawaban cespleng atas persoalan burung yang bisa diterapkan secara umum dan pasti cespleng juga untuk semuanya.
Read more > PERUBAHAN GAYA BERBUNYI TELER ANIS MERAH

CARA MENGATASI MASALAH PADA ANIS MERAH


Salah satu tantangan terbesar cara merawat Anis Merah agar dapat menampilkan di lapangan dengan bagus adalah karena burung ini mempunyai karakter birahi yang cenderung mudah naik, dan bila tidak segera ditangani maka bisa berakibat Over Birahi (OB). Bagaimanakah cara mengatasinya ?

Ciri-Ciri Burung Anis Merah Over Birahi :

  • Burung cenderung tidak tenang, sering naik turun pangkringan.
  • Burung suka turun pangkringan atau ingin keluar dari sangkar (ngeruji) jika mendengar suara burung lain yang sejenis.
  • Burung cenderung suka mengacak-acak / menumpahkan makanannya (cara makan yg terlalu bersemangat).
  • Seolah-olah ingin bertarung jika melihat atau mendengar bunyi burung lain yang sejenis.


Penyebab Burung Anis Merah Over Birahi:
  • Pemberian porsi EF (jangkrik, kroto, UH dll) yang berlebihan.
  • Terlalu lama dikerodong.
  • Terlalu sering melihat atau mendengar suara burung lain yang sejenis.

Perawatan Anis Merah Over Birahi:

  • Berikan buah (pisang atau pepaya) secukupnya.
  • Kurangi porsi EF (jangkrik, kroto dll) contoh: dari 2x/hari bisa menjadi 1x/hari saja.
  • Lakukan pengembunan (jam 05:00 s/d 06:00)
  • Tingkatkan frekuensi mandi.
  • Kurangi lama penjemuran menjadi 30menit / hari saja.
  • Jauhkan dari burung Anis Merah lain, agar sementara waktu tidak melihat dan mendengar suaranya.

Kurangi intensitas kerodong.

Ketika menjalani tips diatas, harus selalu dipantau perkembangan kondisi Burung Anis Merah. Apabila sudah terlihat birahi stabil, pelan-pelan kembalikan ke settingan semula. Jangan sampai terlalu lama sehingga burung bisa drop/macet.
Read more > CARA MENGATASI MASALAH PADA ANIS MERAH

Friday, January 3, 2014

Cara Mengatasi Pentet Yang Manja

Burung Cendet Manja Mbagong Seperti Anakan BurungBurung Cendet atau juga dikenal dengan burung pentet memang burung yang pandai dalam menirukan suara burung lain terlebih suara burung-burung kecil. Hal ini dikarenakan di alam bebas, kemampuan ini digunakan burung pentet dalam menarik burung kecil yang akan dimangsanya. Kali ini Arena Burung akan memberikan tips tentang cara mengatasi cendet yang manja.


Jika anda pernah memelihara burung cendet, mungkin masalah ini pernah terjadi pada burung anda. Burung cendet kelihatan sangat manja terlebih jika berhadapan dengan pemilik burung. Biasanya burung akan berbunyi “ngeek..ngek...ngek...” sambil mengepa-ngepakkan sayapnya.

Sebelumnya mari kita bahas dulu tentang penyebabnya. Berikut beberapa penyebab burung cendet manja yang kami dapat dari beberapa ahlinya.
  • Karena terbiasa diberi jangkrik langsung dari tangan. Sehingga ketika melihat pemiliknya, burung akan mengepak-ngepakkan sayapnya mengira si pemilik akan memberinya jangkrik. Untuk menyiasati hal ini beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan lidi ketika memberikan jangkrik. Ada juga yang menyarankan agar langsung dituangkan pada mangkuk pakan.
  • Penyebab lain adalah karena burung kurang mendapat terik matahari, dengan kata lain burung jarang dijemur. Sehingga burung akan sering mengembangkan bulu-bulunya dan bersifat manja.

Mengatasi Masalah Cendet Yang Manja
  • Cara mengatasi sebenarnya sangatlah variatif tergantung dari pola rawatan tiap harinya. Namun beberapa ahli menyarankan sebagai berikut.
  • Tambahlah lama waktu penjemuran
  • Sesekali buatlah burung terkejut dengan menggertaknya.
  • Berikan rawatan dengan menjemur-memandikan-menjemur-memandikan-dan taruh ditempat teduh.
  • Berikan EF yang bervariasi (jangkrik, Ulat, belalang, dll)
  • Bila cara diatas belum juga mendapatkan hasil yang baik, maka lepaskan burung kecil seperti burung pipit ke dalam kurangan burung pentet agar sifat predator burung muncul kembali.

Read more > Cara Mengatasi Pentet Yang Manja

Wednesday, December 4, 2013

TIPS LAIN ATASI ANIS MERAH MOGOK BERBUNYI

Artikel kicauanis sebelumnya yang banyak dibaca:
------------------------------------------------------------------------------------------

TIPS LAIN ATASI ANIS MERAH MOGOK BERBUNYI
Banyak orang yang hobby memelihara burung anis merah terbentur pada berbagai macam masalah karena AM jagoannya mendadak diem tidak mau ngoceh alias membisu, kondisi ini bisa disebabkan berbagai faktor teknis dan non teknis.


Ini pengalaman pribadi penghobby Anismerah yang saya sarikan disharing dari google  yang saat itu AM jagoannya mendadak diam seribu basa tanpa suara dan membisu , entah karena apa sebabnya.

Setelah ditelusuri kronologisnya yang ternyata penyebabnya macet bunyi adalah karena tidak sabarnya beliau  menurunkan AM dalam keadaan baru selesai mabung kurang dari 1 bulan sudah langsung diturunkan kelapangan untuk mengikuti lomba.

Memang pada saat itu burung segar bugar dan sehat, tapi dibalik itu semua adalah awal petaka dari segalanya.

Jadi buat para pecinta AM mania jangan sekali-kali menurunkan burung kesayangan anda ke arena lomba walaupun hanya sekedar latihan jika burung yang baru selesai mabung / ganti bulu diturunkan, akan vatal akibatnya walaupun kelihatannya sepele. ( ini pengalaman pribadi saya ), sebaiknya tunggu hingga 2 bulan agar burung anda yang selesai mabung benar-benar fresh dan sehat.

Solusi mengatasi Anis Merah Ngedrop atau Macet ngoceh
Mulailah dari awal kembali kita menseting cara perawatannya, dari mulai mandi jemur, pakan ( merk Voor ), Extra Fooding, dan faktor non teknis yaitu suasana sekitar rumah dan sekelilingnya yang dapat mempengaruhi masa penyembuhan.

1. Bagi yang membeli AnisMerah yang sudah mapan alias sudah teler jika mendadak macet bunyi sebaiknya tanyalah kepada pemilik awalnya, tanyakan bagaimana cara perawatan hariannya, untuk itu sebelum membeli burung ocehan apa saja, tanyakan dahulu bagaimana cara perawatan hariannya secara berurut, jangan asal beli terus bawa pulang, karena ada beberapa burung yang sangat sensitif jika perawatan hariannya kita rubah termasuk AM ini, perlu saya garis bawahi: memang tidak semuanya burung ocehan seperti ini, burung mempunyai ciri karakter dasar masing-masing, ada yang tahan banting ada yang manja, heheheh.

2. Cobalah memulai pengembunan pada saat Subuh sekitar jam 5.00 pagi/subuh, keluarkan burung dari dalam rumah dan buka krodongnya untuk di embunkan, karena biasanya burung akan berkicau saat pagi menjelang siang apalagi dengan pengembunan membuat burung merasa seperti dialam bebasnya.

3. Mandikan AM saat matahari mulai bersinar terang, kira-kira pukul 7.00 saatnya memandikan burung kesayangan anda, setelah itu berikan jangkrik 2-3 serta berikan buah boleh pepaya atau pisang saba segar, apel.

4. Setelah Penjemuran sampai jam 9.00 baru burung kita angkat dan taro ditempat yang dingin, sebelum digantang kembali berikan 2-3 cacing yang masih hidup.

5. Kurang lebihnya 2 jaman kemudian angkat burung dan krodong kembali hingga jam 3-4 sore kita buka kembali untuk diangin-anginkan dan mandikan kembali setelah itu berikan 2 ekor jangkrik, dan menjelang petang krodong kembali hingga subuh berikutnya lakukan hal yang sama.

Catatan dalam pemulihan kondisi mental atau burung yang sedang macet bunyi sebaiknya tempatkan burung dalam suasana dan keadaan yang tenang bila perlu tidak ada suara burung yang sejenis atau suara burung lainnya.

Alternatif lain mengatasi Anis Merah Macet Bunyi

Salah satu cara lain agar AM yang macet bunyi agar dapat berkicau kembali adalah dengan memberikannya anis merah betina.

Anis merah betina ini bisa mendongkrak birahi atau semangat AM jantan untuk kembali berkicau, akan tetapi berdasarkan pengalaman saya tidak semua anis betina dapat membuat anis jantan menjadi agresif kembali, perlu digaris bawahi anis betina dan jantan jika memang serasi atau cocok dengan pasangnya masing-masing bisa kembali normal dan kembali berkicau.

Carilah Anis betina yang birahi atau lenje atau ngegibir ( ngicir ), setelah itu coba dekatkan antar sangkar AM jantan dan AM betina, biasanya jika mereka cocok, akan terlihat si jantan akan ngebesut ( badannya akan lencir )dia akan loncat ke kiri dan kekanan diatas tangkringannya dan si Betina akan ngicir, tetapi jika tidak cocok AM jantan dan AM betina akan saling beradu mendekat.

Setelah kelihatan cocok diamkan beberapa menit sekitar 15 menit biarkan mereka berduaan, untuk kemudian pisahkan si betina dan jangan sampai terlihat oleh AM jantan, dan baru coba kita gantangkan lihat reaksinya, jika si jantan sudah bersuara, cit..cit..cit.. berarti dia sedang mencari si betina, dan jika betinanya ngejuit, ciiiiiiiiiiit…ciiiiiiiitt tandanya sebaliknya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi penghobby anismerah semua..

Dengan pemberian obat juga dapat merangsang proses metabolisme secara rutin serta pemberian multivitamin yang dapat meningkatkan kesehatan burung dengan tanpa meninggalkan perawatan harian yang bagus, dalam waktu yang tidak begitu lama anis merah yang macet bunyi tersebut akan dapat berkicau dan teler kembali.

Read more > TIPS LAIN ATASI ANIS MERAH MOGOK BERBUNYI

MERAWAT ANIS MERAH YANG LAGI MABUNG

Artikel kicauanis sebelumnya yang banyak dibaca:
------------------------------------------------------------------------------------------



Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:

Penyakit – Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).

Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.

Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.

Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?

Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.

Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.

Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.

Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.

Cara Smart menggunakan BirdVit

Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” sebab BirdVit adalah multivitamin dan multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.

BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung, seperti:

  • Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.
  • Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.
  • Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate, mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.

Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.

Anis merah bermasalah

Untuk burung-burung yang sangat bermasalah misalnya bulu mudah patah atau burung sakit-sakitan seusai masa mabung, biasanya dikarenakan asupan mineralnya yang kurang. Selain digunakan BirdVit, Anda bisa menyertakan pula BirdMineral.

Apa beda BirdMineral dan BirdVit?

Untuk diketahui, ada mineral dan vitamin tertentu yang tidak efektif jika digunakan bersamaan. Akan saling melemahkan. Karena keduanya sama-sama dibutuhkan burung dalam jumlah yang proporsional, maka mineral dan vitamin tertentu hanya bisa dicampur dengan komposisi dan volume tertentu.

Seperti diketahui di dalam BirdVit ada sejumlah mineral yang sangat diperlukan burung. Namun kandungan mineral di dalam BirdVit tidak sebesar di dalam BirdMineral karena selain sebagai penjaga vitalitas burung, BirdMineral juga bersifat mengcover atau mengobati.

Pola perawatan anis merah masa mabung:

  • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari atau kalau untuk penanganan ekstrim burung mabung, bisa dilakukan perawatan ekstem mabung.
  • Jika Anda tidak menggunakan BirdVit atau BirdMineral, pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 4 ekor pagi dan 4 ekor sore, kroto 1 sendok makan setiap pagi dan cacing 2 ekor 3x seminggu
  • Meski tidak menggunakan BirdVit dan/atau BirdMineral, pemberian multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu sangat perlu.
  • Jika Anda tidak menggunakan BirdVit, perlu perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Di samping itu buah pepaya banyak mengandung vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.

Lakukan pemasteran

Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.
Read more > MERAWAT ANIS MERAH YANG LAGI MABUNG

Cara perawatan Burung Anis Merah Sehari-hari

Artikel kicauanis sebelumnya yang banyak dibaca:
------------------------------------------------------------------------------------------

Cara perawatan Burung Anis Merah Sehari-hari

Tempat: Anis merah bisa dipelihara dengan sangkar bulat maupun kotak ukuran 40 x 40 x 60 cm atau bisa juga bulat dengan diameter 30 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dengan diameter 1,5 cm, dengan bahan cabang kayu asam yang keras, permukaan kulit yang agak kasar sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk perawatan harian, anis merah tidak perlu dikerodng dan hanya dikeorodng malam hari agar tidak kedinginan.

Pakan anis: Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D

Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.

Yang termasuk mineral yang diperlukan burung anis merah adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.

Makanan yang sesuai untuk burung anis merah :

  • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Anis Merah. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
  • Buah Segar, burung ini sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Disamping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna dan sangat cocok dengan sistem metabolisme rata-rata burung pemakan buah.
  • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung Anis Merah yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Cacing, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.

Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Anis Merah :

Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).

  • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar.
  • Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
  • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
  • Berikan Jangkrik 1 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

Penting

  • Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
  • Pemberian Cacing diberikan 2 ekor 1x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi.
  • Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
  • Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali.

Penanganan burung anis merah over birahi

  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 1 pagi dan 1 sore.
  • Lakukan pengembunan (jam 05.30-06.00).
  • Berikan Cacing 1 ekor 2x seminggu.
  • Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore.
  • Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja.
  • Burung sebaiknya diisolasi, jangan melihat dan mendengar suara burung Anis Merah lain dahulu untuk sementara waktu.

Penanganan burung anis merah ngedrop
  • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
  • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu.
  • Tingkatkan porsi pemberian Cacing menjadi 2 ekor 3x seminggu.
  • Mandi dibuat 2 hari sekali saja.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Anis Merah lain dahulu.
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.
Read more > Cara perawatan Burung Anis Merah Sehari-hari

Tuesday, December 3, 2013

PERAWATAN ANIS MERAH UNTUK IKUT LOMBA

Artikel kicauanis sebelumnya yang banyak dibaca:
------------------------------------------------------------------------------------------

PERAWATAN ANIS MERAH UNTUK IKUT LOMBA
Perawatan lomba untuk anis merah sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Anis Merah:

  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 1 ekor saja.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

Penting

  • Jangan memberikan Ulat Hongkong dalam menggenjot birahi pada burung Anis Merah. karena dapat membuat birahi burung tersebut menjadi sangat meningkat dan menjadi tidak stabil.
  • Sebaiknya, Joki lapangan adalah orang yang tidak pernah terlibat di dalam perawatan harian pada burung Anis Merah tersebut.

Perawatan setelan burung anis merah pasca lomba

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung anis merah.

Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Anis Merah:

  • Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
Read more > PERAWATAN ANIS MERAH UNTUK IKUT LOMBA

Thursday, November 14, 2013

TIPS MENANGKAR BURUNG CUCAK IJO SEDERHANA



PEKICAUPenentuan burung cucak hijau yang baik memiliki banyak perihal yang perlu diperhatikan untuk penentuan bakalan burung cucak hijau.

Berkelamin jantan, tanda-tanda burung cucak hijau kelamin jantan dapat dipandang dari postur tubuh yang panjang cocok, ekor lebih panjang, tulang belakang dan supit kecil rapat, warna bulu lebih tegas, paruh berwarna gelap, warna bulu di bagian bawah leher berwarna hitam dan membentuk topeng di berwajah, mata besar melotot, bentuk kepala makin besar dan bergerak lincah.

Bentuk paruh, sebaiknya tetapkan bentuk paruh yang berpangkal lebar, tidak tidak tebal, besar dan panjang. paruh sisi bawah harus lurus. jangan sampai tentukan bahan yang memiliki paruh bengkok. posisi lubang hidung tetapkan sedekat mungkin dengan posisi mata.

Postur badan, yakinkan bahan yang berpostur tetap dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang cocok. jangan sampai tentukan bahan yang berleher dan berbadan pendek. Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini mengisyaratkan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak mempunyai dampak pada mental burung. Lincah dan bernafsu makan besar. ini yaitu tanda-tanda bahan yang bermental baik. Rajin bunyi, ini mengisyaratkan burung tersebut memiliki prospek yang cerah. Leher panjang padat diisi. mengisyaratkan burung ini dapat mengeluarkan power suara dengan maksimal

Langkah menjodohkan cucak hijau 

Bikin bikin burung cepat jodoh, dia biasanya kerjakan hal sebagai berikut : 

1. Hari pertama diberi ef yang semakin lebih biasa, perumpamaan jantan betina diberi tiap-tiap 10 ekor jangkrik dan 10 ekor cacing dengan tujuan agar keduanya terpacu birahinya. 

2. Hari ke-2, jatah jantan terus dan jatah betina dikurangi, perumpamaan 10 : 5, tentang ini ditujukan untuk terus membuat perlindungan pasangan birahinya.

3, Hari ketiga jatah jantan ditambah dan jatah betina dihilangkan. tujuannya pada saat si jantan birahi, dia dapat memainkan ef di mulutnya, dan pada saat yang bersamaan si betina kelaparan lantaran tidak beroleh jatah makan, sampai si betina dapat berusaha menginginkan jatah makan dari si jantan. 

Sistem ini bisa dilanjutkan untuk sekian hari ke depan. lamanya bergantung burung itu sendiri, bisa 1 hari, 2 hari atau mungkin 1 bln.

Sistem penjodohan ini ditangani selama hampir 1 bln. hingga jantan betina dapat bercampur tanpa tarung lagi. 

bikin tahu apakah mereka bisa akur atau tidak, sesekali mereka dikombinasi terutama di waktu dimandikan di karamba. seandainya mereka tidak tengkar, lantas bisa dicoba buat jadi satu. seandainya tetap ada tanda sinyal bertengkar, lantas perlu dipisah lagi. lakukan tentang itu hingga burung benar-benar dapat dikumpulkan lalu satu tanpa saling serang.

Hanya tips dari saya, apabila burung anda sulit atau lama berjodoh, lantas anda bisa menggunakan birdmature. birdmature yakni product untuk menambah birahi burung dengan cepat, terutama untuk burung-burung penangkaran. birdmature sudah teruji di kandang penangkaran lovebird memiliki om dwi, dt bf jogja, dan penangkaran murai batu black bf cilacap.Setelah penjodohan selesai, lantas ke-2 burung segera dimasukkan ke kandang penangkaran. 

Panduan
Apabila burung jantan untuk penangkaran tidak juga gacor merayu betina walau dengan umum terlihat sehat atau burung betina tidak juga masak kelamin walau sudah berusia di atas 7 bln. ; atau telor-telor burung tidak isi dan karena itu tidak bisa menetas, kita perlu menegaskan bahwa si jantan bisa membuahkan sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar optimal. Seandainya kita ragu bagaimana langkahnya, optimis saja kita menggunakan bird mature.Selama situasi alat-alat reproduksi di dalam situasi normal, bird mature sudah bisa dibuktikan menambah kesempurnaan sistem reproduksi burung-burung penangkaran. bukan hanya kenari, tetapi semua jenis burung.

Apabila burung-burung anakan dari penangkaran kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, lantaran daya tahan tubuh dengan umum lemah, kita perlu menegaskan bahwa indukannya mengonsumsi bird mineral.

Bird mineral bukan hanya bagus untuk anakan tetapi juga indukan lantaran bird mineral buat jadi bulu kuat, mulus, bersinar sesudah molting atau ngurak dengan kata lain mabung ; burung tidak terkena rachitis ( tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal ) ; bebas paralysa ( lumpuh ) ; bebas perosis ( tumit bengkak ) ; buat jadi anak burung menetas sehat ; burung tidak alami urat keting ( tendo ) ; burung tidak lepas sendinya, tidak tercerai ( luxatio ) ; paruh tidak meleset, tidak kekurangan darah sampai pucat dan lemah ; burung di penangkaran bisa selekasnya bertelur, telur diisi, produktivitas tinggi, daya tetas tinggi ; kematian embrio rendah.
Read more > TIPS MENANGKAR BURUNG CUCAK IJO SEDERHANA

Perbedaan Mendasar Burung Cucak Ijo Jantan dan Betina


PEKICAU=Perbedaan Mendasar Burung Cucak Ijo Jantan dan Betina
Tanda-tanda burung cucak ijo jantan serta betina, burung satu ini juga tidak kalah popular dengan burung berkicau lainya serta harganyapun juga amat tinggi saat ini bakalan cucak ijo saat ini telah meraih 400 ribu. Lantas dengan harga yang lumayan tersebut beberapa kicau mania mesti hati-hati untuk menentukan bakalan supaya tidak salah type kelaminya dikarenakan burung cucak ijo yang bagus suaranya yaitu burung jantan. 

Serta di bawah inilah tanda-tanda perbedaan type kelamin burung cucak ijo jantan serta betina.Untuk burung jantan cucak ijo pada dagu serta tenggorokan berwarna hitam, namun betina hijau ini yaitu ciri bila burung cucak ijo telah dewasa 

Sesaat itu untuk cucak hijau yang tetap muda/trotolan lebih kurang usia 2-4 bln., wujud fisik jantan serta betina hampir sama, bulunya lalu warnanya sama hijau muda. dan ada warna kuning, dibawah paruh hingga leher. serta kelihatannya, tak ada ciri spesial yang membedakan pada yang jantan serta betina.
Tetapi untuk mereka yang telah bertahun-tahun tekuni cucak hijau dapat amat gampang lihat perbedaannya baik tetap bakalan terlebih waktu dewasa. 


Ada langkah dan cara-cara jitu untuk lihat perbedaan jantan serta betina. banyak hal yang perlu di perhatikan waktu beli bakalan cucak hijau dipasar burung : 

  • Bakalan jantan, bila tetap berusia dibawah 4 bln. maka alis yang melingkar di ke-2 matanya berwarna kuning. bila alis matanya berwarna putih, betina. 
  • Warna paruh sisi bawah, bila jantan berwarna coklat tua. namun yang betina berwarna putih. 
  • Bila bakalan telah berusia diatas 4-6 bln., maka betina dapat berwarna kuning dibagian leher, lantas dapat beralih jadi warna putih kehijauan. namun jantan, warna kuningnya dapat dipenuhi trotol-trotol hitam. pada dua bln. selanjutnya, warna hitam itu dapat terlihat lebih jelas di bagian leher/bawah paruh. bersamaan dengan pertambahan usia, warna hitam di leher bawah, selalu menutup hingga dibawah matanya.
Read more > Perbedaan Mendasar Burung Cucak Ijo Jantan dan Betina

CIRI CIRI KHUSUS BURUNG GELATIK BATU



Burung gelatik batu merupakan burung yang sangat indah dan memiliki kicauan yang sangat merdu tidak kalah dengan burung kicauan jenis lainya, burung ini memiliki ciri yang khas agar para penggemar mudah mengenalinya. tubuh berukuran kecil kira kira kurang lebih 13 cm. warna tubuh burung ini berwarna hitam, abu-abu dan putih, pada areal kepala dan kerongkongan berwarna hitam serta terdapat bercak putih disisi muka. terdapat setrip purih poada sayapnya.

burung jenis ini memiliki sifat yang energik sangat lincah, aktif bergerak naik turun di pucuk pohon atau areal tanah. burung jenis ini senang berburu dalam kelompok/koloinya atau berpasangan, dialam bebas jenis burung tersebut memakan berbagai jenis serangga, biasanya burung jenis ini sering kali berkembang biak pada bulan april-juni

PERBEDAAN BURUNG JANTAN DAN BETINA

Perbedaan pada burung gelatik batu jantan adalah terletak pada garis hitam yang melingkari leher memanjang ke dada sampai ekor. Sedang kan pada betina garis hitam tersebut hanya sampai dada saja, Sangat mudah bukan untuk dapat membedakan burung jantan dan betina kususnya untuk para pemula? pada burung gelatik batu muda juga sudah terdapat ciri garis hitam ini khususnya pada burung pada jantannya walaupun warna tersebut agak samar. Jadi walau kita mendapatkan bakalan muda hutan dapat langsung membedakan antara burung betina atau burung jantan.

PERAWATAN SEHARI-HARI BURUNG GELATIK BATU

Perawatan harian burung gelatik batu ini tidak begitu merepotkan cukup dimandikan dengan disemprot saja lalu dijemur. dan melatih mental burung dengan sering di gantang dengan burung lainya seperti ciblek atau burung dengan ukuran yang hampir sama agar mendapatkan variasi suara yang cukup bervariasi . untuk memancing agar rajin berkicau lebih baik dengan burung yang sudah gacor. Burung ini tidak begitu pintar meniru suara burung lainnya. dahulunya gelatik batu dipelihara untuk mastering burung kicau yang sudah populer seperti kacer ,murai batu, anis dan lain-lain

PAKAN BURUNG GELATIK BATU

Pakan yang dapat di berikan kepada burung gelatik batu jika burung tersebut sudah memakan voer halus bisa juga diberikan ulat kandang , ulat hongkong maupun jangkrik yang berukuran kecil bisa diberikan tiap hari agar menambah birahi burung tersebut supaya dapat berkicau, Apabila sudah rajin berkicau berikan kroto tiap 2 hari sekali. (internet)

ARTIKEL BURUNG GELATIK PALING BANYAK DIBACA PENGUNJUNG

Read more > CIRI CIRI KHUSUS BURUNG GELATIK BATU

GAMBAR ANEKA JENIS BURUNG GELATIK

Read more > GAMBAR ANEKA JENIS BURUNG GELATIK

PROSES AWAL PENANGKARAN BURUNG GELATIK


Gelatik jawa adalah burung berkicau yang berasal dari suku Estrildidae sempat dianggap sebagai burung pengganggu bagi para petani karena memiliki populasi yang sangat banyak, terutama di Jawa dan Bali.

Lain dulu lain sekarang. Kini burung Gelatik Jawa cukup sulit ditemukan dan bisa dibilang sebagai burung yang langka. Dalam jangka panjang hal ini akan menyebabkan burung ini terancam punah di habitat aslinya. Penyebabnya adalah kerusakan alam atau tergesernya lahan hijau, penggunaan pestisida atau pupuk kimia pada pertanian, perubahan pergiliran tanaman padi, dan yang paling parah adalah penangkapan besar-besaran yang dilakukan oleh manusia yang dilakukan untuk orientasi bisnis.

Walaupun burung ini tadinya dibenci petani dan dikenal sebagai burung pengganggu, namun burung Gelatik Jawa kini telah menjadi salah satu burung idaman bagi penggemar burung. Ditambah burung ini memiliki harga yang cukup mahal, yaitu sekitar 600 ribu rupiah per ekor (tergantung jenisnya), sehingga hal ini semakin menambah daya tarik seseorang untuk menangkar burung Gelatik Jawa . 

Ciri Burung Gelatik Jawa biasanya dijadikan sebagai burung hias karena memiliki pola warna bulu yang sangat indah dan terlihat menarik. Ciri-ciri fisik antara burung Gelatik jantan dan betina hampir sama. 

Berikut ini adalah ciri-ciri dari burung Gelatik Jawa, yaitu : 
  • Memiliki ukuran tubuh yang kecil dan panjang tubuh sekitar 15 cm 
  • Memiliki warna bulu kepala yang berwarna hitam 
  • Memiliki pipi yang berwarna putih 
  • Memiliki paruh berukuran besar yang berwarna merah 
  • Memiliki kaki yang berwarna merah muda 
  • Pada lingkaran mata terdapat lingkaran yang berwarna merah 
  • Perut berwarna coklat kemerahan 
  • Burung Gelatik muda berwarna cokelat atau belum memiliki warna yang tegas seperti induknya 
  • Burung Gelatik dewasa berwarna abu-abu. 

Habitat Burung Gelatik lebih sering ditemukan di Pulau Jawa dan Bali. Burung ini biasanya hidup di sawah, hutan padang rumput, dan lahan budidaya. Walaupun burung ini merupakan burung endemik dari Indonesia, namun spesies ini kini dikenal sebagai burung hias di berbagai negara di seluruh dunia. 

Sifat Burung ini hidup dengan membuat kelompok yang terdiri dari 5 hingga 10 ekor burung sejenis dan mudah berpindah-pindah tempat. Makanan Makanan alami dari burung Gelatik Jawa adalah biji-bijian seperti beras atau padi, serangga dan buah. 

Reproduksi 
Ketika sudah memasuki musim kawin, sepasang burung Gelatik Jawa akan membuat sarang di lubang pohon atau mencari lubang di tebing-tebing. Burung ini cenderung menempati sarang yang ditinggal oleh burung lain. Dalam satu kali masa bertelur, burung Gelatik Jawa bisa bertelur sebanyak 3, 4 atau 6 butir telur yang berwarna putih. 

Setelah bertelur induk burung Gelatik Jawa jantan dan betina akan bergantian menjaga telur hingga menetas. Penangkaran burung Gelatik Jawa Pada dasarnya beternak burung Gelatk Jawa relatif lebih mudah bila dibandingkan dengan ternak jenis burung berkicau yang lain. 

Dari segi bisnis, keuntungan beternak burung ini sangat menggiurkan karena tidak memerlukan modal yang sangat besar dan biaya perawatannya pun bisa dibilang murah. Tidak jarang peternak kelas kecil atau menengah berhasil meraup keuntungan antara jutaan hingga puluhan juta rupiah. 

Kunci utama dari penangkaran burung Gelatik jawa tidak berbeda dengan penangkaran jenis burung berkicau yang lain, yaitu ketekunan. 

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan jika ingin menangkarkan burung Gelatik Jawa, diantaranya : 

• Kandang Budidaya 
1. Ukuran kandang yang ideal untuk sepasang burung Gelatik jawa adalah kandang yang berukuran 30 cm x 40 cm. 
2. Anda bisa menggunakan kerangka kayu atau besi sebagai bahan utama untuk membuat kandang, lalu tutup dengan kawat kasa yang berukuran 1 cm x 1 cm. 
3. Sebaiknya anda menggunakan kawat kasa agar kandang mendapatkan penyinaran yang baik dari matahari. Karena burung Gelatik sangat suka mandi maka sinar matahari yang masuk ke dalam kandang akan sangat berguna untuk penjemuran setelah burung selesai mandi.
4. Anda bisa menggunakan seng, genting, asbes dan tripleks sebagai atap kandang.
5. Jika anda tidak ingin membuat kandang sendiri, anda juga bisa membeli kandang yang sudah jadi. Biasanya kandang yang dijual sudah dilengkapi dengan sarang buatan di dalamnya. Harga kandang ini cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 350.000,- yang berisi 
6 kotak dan bisa menampung sekitar 5-10 ekor burung Gelatik Jawa.. 

Mempersiapkan Indukan 
Untuk memulai penangkaran burung Gelatik Jawa ada beberapa hal yang harus anda persiapkan dengan baik, salah satunya adalah pemilihan calon induk. Penentuan induk yang baik harus dilakukan berdasarkan pengetahuan mengenai tingkah laku, jenis kelamin,dan umur burung Gelatik Jawa. 

Jika ingin Penangkaran berjalan dengan sangat baik dan ingin mendapatkan indukan yang baik, maka anda juga harus mendapatkan burung Gelatik Jawa yang baik pula. Umumnya burung yang baik tersebut dapat diperoleh dari penangkar yang sudah sukses. 

Harus diketahui pula bahwa kesuburan, warna, dan hal lainnya yang bersifat genetis diturunkan dari induk ke anaknya sehingga dari induk yang baik akan dapat diperoleh anakan yang baik pula. Dari induk seperti ini kita sudah mendapatkan 50% keberhasilan. 

Sisanya tergantung bagaimana cara kita merawatnya. 

• Ciri-Ciri Indukan Yang Baik 

1. Perangai lincah 
Burung Gelatik Jawa tidak boleh sering berdiam diri dan harus aktif bergerak ke sana kemari. Jika ada sesuatu yang mendekati sangkarnya otomatis burung ini akan terbang kelabakan. 

Yang dikhawatirkan dari burung yang diam adalah kemungkinan mengalami stres atau sedang sakit. Hal-hal seperti ini dapat berakibat fatal pada gagalnya usaha penangkaran yang sedang dilakukan. 

2. Bulu tertata rapi dan tidak mengkorok 
Bulu yang tertata rapi menunjukkan burung ini bersih dan tidak sedang mengalami stres. Burung Gelatik silver umumnya merawat bulu dan menatanya sesudah mandi. Apabila bulunya tampak mengkorok menandakan burung tersebut sedang menderita sakit. 

3. Dubur bersih 
Bagian dubur harus benar-benar diperhatikan dengan seksama. Bersih tidaknya bagian dubur menunjukkan kondisi kesehatan dari burung itu sendiri. Jangan pilih seekor burung dengan dubur yang tidak bersih dan di sekitarnya banyak kotoran. Hal ini menunjukkan bahwa burung tersebut menderita permasalahan dengan pencernakannya. Dapat saja burung terkena mencret atau infeksi pada usus atau lambungnya. Yang dikhawatirkan hal tersebut akan menurun pada anakannya. 

4. Paruh 
Pilihlah burung yang letak paruh antara bagian atas dengan bagian bawahnya simetris. Jangan sampai terpilih yang cacat, yaitu antara paruh atas dengan bawahnya tidak mengatup secara sempurna. Cacat seperti ini dapat terjadi akibat perkawinan yang sedarah. 

5. Lingkar mata 
Lingkar mata juga merupakan salah satu petunjuk untuk mengetahui kesehatan burung. Harus diperhatikan bahwa warna lingkar mata tersebut adalah merah terang bukan pucat. Warna pucat menunjukkan kondisi burung yang kurang fit. Burung yang baik biasanya memiliki lingkar mata yang membulat sempurna dengan ketebalan yang rata. Selain itu, lingkar matanya bersih dan halus, tidak terdapat lekukan-lekukan.

Selamat menangkarkan Gelatik!
Read more > PROSES AWAL PENANGKARAN BURUNG GELATIK

BURUNG GLATIK SILVER DAN PENANGKARANNYA


Burung Glatik Silver memang bukan burung asli yang ada di alam, karena merupakan hasil persilangan di antara keluarga burung "gelatik". Hasilnya memang cukup mengagumkan, karena menghasilkan burung hybrida yang cukup unggul dibandingkan dengan galur aslinya. Begitupula harganya, ternyata mencapai jutaan sepasang. Padahal kalau burung gelatik Jawa, hanya belasan ribu per ekornya. Pemeliharaannya mudah, pasarnya mudah, fisiknya juga indah.


Gelatik silver atau silver java memiliki dua macam variasi warna, yaitu light silver java dan dark silver java. Light silver java (sex linked gene) terjadi karena mutasi yang terkait dengan gen. Warna abu-abunya cenderung pudar atau mendekati warna putih. Sementara dark silver java (recesif gene) terjadi karena mutasi akibat faktor resesif dalam gen. Warna abu-abu yang berbentuk menjadi lebih gelap dan jelas.

Selain kedua macam variasi warna yang sudah dikenal luas tersebut, ternyata masih ada dua jenis mutasi warna yang baru saja dikenal, yaitu silver red dan silver yellow.

Silver red merupakan mutasi baru dari gelatik silver. Bulu pada bagian dadanya berwarna kemerah-merahan. Jenis ini relatif masih baru. Penggemar burung di Indonesia pun masih banyak yang belum mengenalnya.

Silver yellow juga merupakan mutasi baru dari gelatik silver. Bulu pada bagian dadanya berwarna kekuning-kuningan. Sama halnya dengan silver red, jenis silver yellow ini pun masih tergolong baru. Di Indonesia pun belum banyak orang yang mengenalnya. Silver yellow banyak terdapat di Rusia.

1. Penamaan gelatik silver
Sampai saat ini gelatik silver belum memiliki nama ilmiah tersendiri. Gelatik silver masih memakai nama ilmiah Loncura orysivora atau Padda orysivora. Nama genus Padda berasal dari kata paddy yang merupakan salah satu metode untuk pengembangan kultivar tanaman padi. Sementara nama spesies orysivora berasal dari kata Oryza, yaitu nama genus dari tanaman padi (Oryza sativa). Sehingga penamaan ini dapat berarti sebagai burung pemakan tanaman padi atau bulir padi. Dalam bahasa Inggris disebut dengan nama silver java. Penamaannya berpedoman pada warna hasil mutasi dari gelatik jawa. Warnanya abu-abu muda mendekati putih atau warna perak sehingga bisa disebut juga dengan berwarna silver (diambil dari bahasa Inggris).

2. Deskripsi
Gelatik silver termasuk salah satu gelatik yang muncul karena adanya mutasi warna yang terjadi dalam penangkaran gelatik jawa di luar negeri. Sama halnya dengan jenis gelatik lainnya, daya tarik gelatik silver juga terletak pada warna bulunya yang indah. Untuk mengenalnya lebih jauh sebaiknya mengetahui lebih dahulu ciri-ciri burung gelatik silver ini.

Bagian atas paruh hingga kepala bagian belakang berwarna abu-abu kehitaman.Warna abu-abu pada bagian ini terlihat paling gelap (abu-abu tua). Bulu di bagian samping kepala atau bagian pipi berwarna putih. Bagian dagu, dada, punggung, hingga ekor bagian atas berwarna abu-abu muda. Perut hingga bagian kloaka serta ekor bagian bawah berwarna putih. Sayap berwarna abu-abu muda, berangsur-angsur ke arah ujung memudar keputih-putihan. Mata berwarna hitam bening dengan lingkaran mata berwarna merah terang. Paruh berwarna merah cerah dengan bagian tepi berwarna putih kekuningan. Kaki berwarna merah muda dengan ruas-ruas yang berwarna putih. Warna merah pada bagian kaki lebih pucat dibandingkan dengan warna pada paruh. Kuku berwarna putih kekuningan senada dengan warna bagian tepi paruh.

Panjang tubuh gelatik silver dari kepala hingga ekor kurang lebih 12–15 cm. Ukuran panjang ini tergantung pada lingkungan dan baik atau tidaknya pakan yang diberikan kepada gelatik tersebut. Jika lingkungannya mendukung serta gelatik mendapatkan pakan yang baik, maka burung ini akan tumbuh dengan sempurna dan memiliki ukuran panjang tubuh yang optimal.

3. Trend warna

Orang Indonesia cenderung memiliki trend tersendiri dalam memelihara jenis burung. Trend tersebut dapat dilihat dari warna maupun dari suara. Tahun 2000 orang lebih menyukai trend warna perak. Warna tersebut dianggap warna milenium. Pengemar burung hias pun menyukai trend warna perak tersebut. Oleh karena itulah, banyak penggemar burung yang mulai melirik gelatik silver yang memiliki warna perak atau abu-abu muda ini untuk dipelihara.
Selain trend warna, gelatik silver dipercaya mempunyai kelebihan, yaitu dianggap sebagai burung pembawa keberuntungan. Dengan memelihara gelatik silver, diharapkan keberuntungan pemiliknya tidak hilang bahkan mungkin bertambah. Dalam hal ini memelihara gelatik sil ver dianggap sama halnya dengan memelihara ikan arwana yang dipercaya juga sebagai pembawa keberuntungan. Jika tidak memiliki arwana maka sebaiknya memelihara gelatik silver. Begitu kebanyakan pendapat beberapa pemilik gelatik silver.

MEMPERSIAPKAN CALON INDUK
Untuk memulai penangkaran, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan secara benar. Salah satunya adalah pemilihan calon induk. Agar penangkaran dapat berhasil dengan baik, maka penentuan induk sebagai F1 harus juga yang benar-benar terbaik. Dalam menentukan induk tersebut pengetahuan dasar tentang jenis kelamin, tingkah laku, dan umur burung akan sangat berperan. Jika dapat mendapatkan indukan yang bagus tentunya upaya penangkaran dapat berjalan dengan maksimal. Indukan yang baik tentunya berasal dari burung yang baik juga. Umumnya burung yang baik tersebut dapat diperoleh dari penangkar yang sudah sukses. Harus diketahui pula bahwa kesuburan, warna, dan hal lainnya yang bersifat genetis diturunkan dari induk ke anaknya sehingga dari induk yang baik akan dapat diperoleh anakan yang baik pula. Dari induk seperti ini kita sudah mendapatkan 50% keberhasilan. Sisanya tergantung bagaimana cara kita merawatnya.Berikut ini akan dijelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan agar pemilihan induk yang kita lakukan bisa tepat.

A. Mendapatkan calon induk
Gelatik silver adalah burung hasil mutasi dari penangkaran gelatik jawa yang berada di luar negeri. Oleh karena itu, untuk mendapatkan calon induk dari alam jelaslah suatu hal yang mustahil. Bila ada, kemungkinan besar adalah gelatik silver yang terbang dari sangkar atau kandangnya.

Untuk mendapatkan calon induk dapat membelinya di penangkar dan pasar burung. Dari dua tempat ini masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri. Tergantung akan memilih yang mana dan siap dengan risiko yang akan diterima.

1. Didapat dari pasar burung

Mendapatkan gelatik silver di pasar burung terbilang masih relatif sukar. Jika beruntung dapat diperoleh gelatik silver yang masih berproduktif. Biasanya gelatik silver dijual sepasang karena umumnya dibeli sebagai burung hias dan akan dibiakkan lagi. Namun, adakalanya bisa dibeli seekor saja jika pembeli ingin memeliharanya untuk sekadar kesenangan. Pada dasarnya gelatik silver sendiri tergolong ke dalam burung penyanyi, sehingga dapat dilatih untuk dijadikan sebagai burung kicauan.

Calon induk gelatik silver bisa didapatkan di pasar burung. Hanya saja harus lebih teliti dalam memilih agar mendapatkan gelatik silver yang baik dan tidak cacat. Usahakan untuk memperoleh gelatik silver yang memiliki ring. Dari ring tersebut dapat diketahui dari mana asal induk burung gelatik silver tersebut. Selain itu, juga dapat diketahui umurnya sehingga dapat diperkirakan masa produktifnya. Di samping itu, untuk membeli sepasang gelatik silver di pasar burung dapat diperoleh dengan harga yang relatif murah.Dengan demikian, jumlah pasangan gelatik silver yang dipersiapkan untuk penangkaran bisa lebih banyak. Dengan jumlah yang banyak peluang untuk mencapai kesuksesan dalam menangkarkan gelatik silver pun akan menjadi bertambah besar.

Selain keuntungan yang dapat diperoleh, membeli pasangan calon induk di pasar burung juga memiliki kerugian. Kualitas dari gelatik silver tersebut belum terjamin. Oleh karena, burung yang dijual ke pasar biasanya sudah merupakan hasil sortiran dari penangkaran sehingga tidak produktif lagi. Dapat juga pasangan yang dijual tersebut masih seusia atau bahkan masih sedarah, berasal dari induk yang sama. Untuk mengetahuinya dapat dilihat dari ring, jika gelatik silver yang dijual tersebut memiliki ring.

Jika mendapatkan pasangan yang masih sedarah maka kemungkinan besar akan memperoleh anakan yang memiliki kualitas menurun dibandingkan dengan induknya. Bahkan, mungkin akan diperoleh anakan yang cacat. Pasangan yang usianya sama dikhawatirkan tidak terjadi perkawinan. Oleh karena, bisa jadi pejantannya takut. Umumnya yang paling baik, umur induk betina lebih muda sehingga pejantan tidak takut dan mau kawin. Namun, pada pasangan yang seumur dapat saja terjadi perkawinan, tetapi biasanya telurnya tidak “isi” karena tidak terjadi pembuahan.

Penangkar umumnya memilah-milah burung yang dihasilkan dari tangkarannya. Yang memiliki kondisi baik, sehat, dan tidak cacat fisiknya akan dipisahkan serta dijadikan sebagai induk baru. Jika jumlahnya banyak, sebagian burung-burung tersebut baru akan dijual. Jenis yang sehat dan baik ini biasanya dapat langsung dibeli di penangkaran tersebut. Sementara sisanya (yang kurang begitu baik kondisinya atau hasil sortiran) akan dilepas ke pasaran. Jadi, dari segi kualitas, burung yang dijual di pasar umumnya lebih rendah kualitasnya daripada yang langsung dijual di penangkaran.

2. Didapat dari penangkaran

Keuntungan jika membeli induk gelatik silver di penangkaran, umur burung dapat diketahui secara tepat (melihat ring yang terpasang). Oleh karena, umumnya burung gelatik silver dari hasil penangkaran memiliki ring yang menunjukkan kapan kelahirannya dan siapa induknya. Dari ring tersebut dapat diketahui umur gelatik silver saat akan dibeli.

Selain itu, umumnya umur gelatik silver yang ada juga tidak sama, misalnya selisih satu hingga dua bulan. Adanya rentang perbedaan usia ini disebabkan penangkaran memiliki banyak indukan. Masing-masing induk memiliki perbedaan dalam masa kawinnya sehingga anakan yang dilahirkan juga tidak sama waktunya. Oleh karena itulah, sebaiknya pilihlah induk jantan yang memiliki umur lebih tua dibandingkan dengan betinanya.

Di samping itu, membeli gelatik silver di penangkaran juga memberi keuntungan dalam hal membedakan jenis kelaminnya. Keyakinan bahwa burung yang diperoleh adalah sepasang gelatik silver jantan dan betina akan lebih besar dibanding membeli di pasar burung. Hal ini biasanya dijamin oleh penangkar sehingga peluang dalam menangkarkan nantinya bisa lebih berhasil. Jika beruntung dapat saja memperoleh sepasang gelatik silver yang sudah terbentuk saat mereka berada dalam kandang umbaran. Gelatik silver tersebut sudah memilih sendiri pasangannya sehingga tidak perlu dijodohkan lagi.

CIRI-CIRI INDUK YANG BAIK
Upaya untuk memperoleh gelatik silver yang baik dapat dilakukan dengan memperhatikan fisik dari burung tersebut. Fisik yang baik dan sehat akan dapat menghasilkan anakan yang sehat pula. Berikut ciri-ciri gelatik silver yang baik dijadikan induk.

1. Perangai lincah
Burung gelatik silver harus aktif bergerak ke sana kemari. Tidak cenderung untuk diam saja. Jika ada sesuatu yang mendekati sangkarnya otomatis burung ini akan terbang kelabakan. Burung yang diam dikhawatirkan menderita sakit atau dapat saja sedang mengalami stres. Hal-hal seperti ini dapat berakibat fatal pada gagalnya usaha penangkaran yang sedang dilakukan.

2. Bulu tertata rapi dan tidak mengkorok
Bulu yang tertata rapi menunjukkan burung ini bersih dan tidak sedang mengalami stres. Burung gelatik silver umumnya merawat bulu dan menatanya sesudah mandi. Apabila bulunya tampak mengkorok menandakan burung tersebut sedang menderita sakit.

3. Dubur bersih
Bagian dubur harus benar-benar diperhatikan dengan seksama. Bersih tidaknya bagian dubur menunjukkan kondisi kesehatan dari burung itu sendiri. Jangan pilih seekor burung dengan dubur yang tidak bersih dan di sekitarnya banyak kotoran. Hal ini menunjukkan bahwa burung tersebut menderita permasalahan dengan pencernakannya. Dapat saja burung terkena mencret atau infeksi pada usus atau lambungnya. Yang dikhawatirkan hal tersebut akan menurun pada anakannya.

4. Paruh
Pilihlah burung yang letak paruh antara bagian atas dengan bagian bawahnya simetris. Jangan sampai terpilih yang cacat, yaitu antara paruh atas dengan bawahnya tidak mengatup secara sempurna. Cacat seperti ini dapat terjadi akibat perkawinan yang sedarah.

5. Lingkar mata

Lingkar mata juga merupakan salah satu petunjuk untuk mengetahui kesehatan burung. Harus diperhatikan bahwa warna lingkar mata tersebut adalah merah terang bukan pucat. Warna pucat menunjukkan kondisi burung yang kurang fit. Burung yang baik biasanya memiliki lingkar mata yang membulat sempurna dengan ketebalan yang rata. Selain itu, lingkar matanya bersih dan halus, tidak terdapat lekukan-lekukan.
ARTIKEL BURUNG GELATIK PALING BANYAK DIBACA PENGUNJUNG




Read more > BURUNG GLATIK SILVER DAN PENANGKARANNYA
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo