Tuesday, August 13, 2013

BURUNG ANIS MERAH YANG MENJADI PILIHAN

BURUNG ANIS MERAH YANG MENJADI PILIHAN


Suara apa yang paling asyik didengar dan dinikmati setiap pagi? Hampir semua orang sepakat, bahwa mendengar kicauan burung termasuk hal yang paling asyik didengar dan dinikmati. Bahkan, di saat liburan pun mendengar kicauan burung adalah hal yang paling menyenangkan. Namun pertanyaannya, apakah semua kicauan burung asyik didengar? Tentu saja, jawabannya tidak. Hanya burung Anis Merah yang tergolong burung kicauan yang paling asyik didengar. Bahkan, kicauan burung murai batu pun kalah.

Namun sudahkah Anda tahu seperti apa bentuk burung anis merah? Jika belum, cobalah untuk searching di google. Bukan hanya kicauannya saja yang merdu, tapi bentuk burung juga menarik. Apalagi, jika Anda sampai melihat burung anis merah jantan sedang berkicau. Kepalanya meliuk-liuk bagaikan orang yang sedang mabuk.

Ciri-Ciri Burung Anis Merah

Burung anis merah terbagi dua. Yaitu, ada anis merah jantan dan ada anis merah betina. Perbedaannya tidak terlalu signifikan, hanya terletak pada tubuh dan kicauan saja. Burung anis merah jantan posturnya lebih besar dari burung anis merah yang betina. Sedangkan kicauan, burung anis merah jantan suara ocehannya lebih variatif dibandingkan burung anis merah betina. 

Adapun ciri-ciri utama burung anis merah adalah:

1. Badannnya ramping
2. Bulunya berwarna merah dari kepala hingga punggungnya.
3. Kedua sayap bagian atasnya berwarna hitam
4. Ujung sayapnya terdapat seberkas bulu berwarna putih.

Habibat Burung Anis Merah

Burung anis merah adalah burung yang memiliki habitat aslinya di Asia Tenggara. Karena itu, tak akan pernah menemukan burung anis merah di negara yang bukan termasuk kawasan Asia Tenggara. Anis merah tergolong jenis burung yang makanan utamanya adalah serangga. Sehingga ia tergolong kerabat dari Turdidae. Sama seperti burung murai batu dan burung anis kembang.

Kebiasaan burung anis merah adalah selalu mencari makanan di tanah yang terdapat banyak pepohonan. Maksudnya, burung anis merah mencari makanan dengan cara mengorek-ngorek dedaunan yang jatuh dari pepohonan. Karena di daun biasanya terdapat serangga, sarang semut dan terkadang ada cacing. Makanya, nama lain burung anis merah disebut dengan burung tanah.

Bila dicari di Indonesia, burung anis merah terdapat di hutan-hutan Sumatera, Jawa Barat, Bali dan Flores. Carilah di hutan basah, karena biasanya cacing, serangga, laba-laba dan sejenisnya selalu berada di hutan basah. Maka di sana juga terdapat burung anis merah. Singkatnya, carilah hutan basah yang memiliki ketinggian sekitar 1.000 meter dari permukaan laut.

Satu hal lagi yang berkaitan dengan habibat anis merah, ia kerap bersarang di semak-semak belukar. Bila ia kawin, selalu membuat sarangnya sendiri dengan menggunakan ranting-ranting pohon dan jerami.

Cara Merawat Burung Anis Merah

Jika Anda sudah menemukan burung anis merah, maka Anda mesti pintar merawatnya. Dikatakan susah mengurusnya, tidak juga. Ya, boleh dikatakan mengurus burung anis merah gampang-gampang susah. Ada tiga hal yang paling penting Anda perhatikan saat mengurus burung anis merah:

Sangkar

Karena burung anis merah tergolong burung yang memiliki postur sedang, maka buatlah sangkarnya dengan ukuran sedang. kira-kira luas kandangnya 45 x 46 cm dengan tinggi kira-kira 50 cm. Diberikan ruang seperti itu agar tidak mudah stress. Kalau terlalu kecil, akan membuatnya mudah stress.

Di dalam sangkarnya, letakkan dua mangkuk plastik untuk pakan dan air minumnya. Pasanglah kayu kecil dengan melintang untuk tempat bertengger burung anis merah. Akan lebih baik jika di dalamnya juga diletakkan tempat khusus untuk mandinya.

Pakan

Jika di hutan, burung anis merah selalu memakan makanan dengan jenis serangga. Selain memberikan pakan dalam bentuk pur, beri juga jenis makanan dalam bentuk serangga, termasuk cacing. Berilah dengan teratur jangkrik, belalang dan cacing tanah. Makanan inilah yang bisa membuat suara kicauannya menjadi makin merdu. Ada juga yang menyarankan untuk memberi proto dengan selang seling pakan buatan pabrik.

Perawatan sangkar

Bersihkanlah sangkar burung anis merah dua hari sekali. Yang paling penting dibersihkan adalah kotoran dan sisa makanannya. Karena kedua hal ini yang paling sering membuat burung anis merah mudah terserang penyakit. 

Selain itu, gunakan disinfektan ketika Anda mencuci sangkarnya. Dengan disinfektan, kita dapat mengusir jamur-jamur yang dapat mengganggu pencernaan burung anis merah.

Selain ketiga hal di atas yang mesti dilakukan, jangan pernah lupa untuk selalu menjemur burung anis merah agar tetap selalu sehat. Karena sinar matahari sangat bermanfaat untuk kesehatan tulangnya. Kebanyakan orang menjemurnya di antara jam 7 – 9 pagi. Tidak usah terlalu lama. Setengah jam pun sudah mencukupi, bila Anda terlalu sibuk. 

Setelah itu, letakkanlah sangkar di daerah yang sepi. Lalu hidupkan rekaman suara burung anis merah yang didownload dari internet atau dibeli di toko-toko burung. Khusus untuk burung yang baru saja dapat dari hutan, usahakan ia jauh dari suara burung yang se-kerabat dengannya, seperti murai batu. Maka ia akan mudah stress.

Inilah artikel sederhana tentang burung kicauan nomor wahid, yaitu burung anis merah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Oleh: Rahmat Hidayat Nasution
Read more > BURUNG ANIS MERAH YANG MENJADI PILIHAN

MENGENAL SINGKAT BURUNG ANIS MERAH

Terimakasih atas kunjungan Anda ke blog kicau anis ini dan telah telah membaca artikel tentang burung anis seperti :

MENGENAL SINGKAT BURUNG ANIS MERAH

Anis Merah tidak hanya dapat ditemukan di Indonesia, tetapi juga di banyak negara lain, seperti Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, SriLanka, Thailand, dan Vietnam. Jumlah Anis Merah di seluruh tempat hidupnya diperkirakan tidak mengalami penurunan lebih dari 30% dalam 10 tahun terakhir, sehingga salah satu lembaga pelestari burung internasional (Birdlife international) masih merekomendasikan burung ini dicatat dengan status belum terancam punah (Least Concern) pada daftar burung-burung terancam punah di seluruh dunia (IUCN Red List) tahun 2008.



Meski demikian, jumlah Anis Merah di Jawa diperkirakan telah menurun dengan sangat tajam akibat maraknya penjaringan burung untuk dijual sebagai burung peliharaan. Sementara itu di seluruh daratan asia tenggara jumlahnya dikhawatirkan akan terus menurun akibat semakin sedikitnya daerah berpohon.

Secara internasional, Anis Merah pertama kali dideskripsikan atau diberi nama ilmiah oleh John Latham pada tahun 1790 dengan nama Turdus citrinus. Perbedaan kenampakan Anis Merah yang terdapat di berbagai tempat membuat para ahli burung membedakan jenis ini menjadi beberapa ras, namun Rasmussen dan Anderton (2005) menyatakan bahwa terdapat kemungkinan adanya beberapa jenis dalam 12 ras yang ada saat ini. 



Di Indonesia, Anis Merah terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Di sumatra diperkirakan merupakan pendatang (migran) dari daratan asia dan kemungkinan terdapat dua ras yaitu ras Zoothera citrina innotata dan ras Zoothera citrina gibsonhilli . Di Kalimantan bagian utara merupakan burung penetap di daerah pegunungan, antara 1000 – 1500 meter diatas permukaan laut dan hanya diketahui dari sedikit catatan di G.Kinabalu dan Trus Madi yang merupakan rasZoothera citrina aurata. Di Jawa dan bali dapat ditemukan sampai ketinggian 1500 meter diatas permukaan laut. Ras yang terdapat di Jawa bagian barat adalah Zoothera citrina rubecula dan yang ada di jawa bagian timur dan Bali adalah Zoothera citrina orientis. Kedua ras ini hanya dibedakan dari panjang sayapnya. Penamaan ras Zoothera citrina rubecula dilakukan oleh Gould pada tahun 1836, sementara itu nama ras Zoothera citrina orientis diberikan oleh Bartels, Jr. pada tahun 1938. Beberapa ahli burung meragukan perbedaan ras Anis Merah yang terdapat di jawa bagian barat dengan jawa bagian timur dan bali ini.
Anis Merah mencari makan di atas tanah dengan tanaman bawah pohon yang rapat. Sangat aktif mencari makan di bawah bayang-bayang sinar matahari dengan membongkar-bongkar seresah dedaunan untuk mencari serangga, laba-laba, cacing dan buah-buahan yang telah jatuh di tanah. Di Malaysia, Anis Merah sering teramati memakan buah beringin.

Sarang Anis Merah berbentuk seperti mangkuk yang dangkal dan tersusun dari akar pohon, daun, dan seresah. Kedua induk aktif membangun sarang yang seringkali dibangun pada ketinggian lebih dari 4,5 meter dan diletakkan pada pohon kecil atau semak. Telur sebanyak dua sampai empat, seringkali tiga, dierami selama 13-14 hari sampai menetas. Setelah menetas, anak dirawat sekitar 12 hari sampai dapat keluar dari sarang.

Persebaran dan Tempat Hidup


Secara administratif, berdasarkan informasi dari berbagai sumber, survey cepat dan wawancara tidak terstruktur yang dilakukan selama 10 hari berkeliling Bali, Anis Merah dapat ditemukan di empat kabupaten yaitu Jembrana, Buleleng, Tabanan, dan Karangasem.

Anis Merah sering terlihat di kebun-kebun kopi dan hutan (alas gedhe) yang berada di dekat aliran sungai, termasuk sungai-sungai kecil dan di lembah-lembah yang jarang terkena sinar matahari langsung. Meski demikian tidak di semua kebun kopi dan tidak di semua hutan terdapat sarang Anis Merah.

Di beberapa daerah seperti Labuanaji, Telage, Kekeran, dan Pelapuan yang juga terdapat sedikit perkebunan kopi dan di areal berhutan disebelah barat daya Penataranbujak tidak ditemukan sarang Anis Merah. Satu kesamaan yang dimiliki daerah-daerah ini adalah terletak pada ketinggian kurang dari 400 meter diatas permukaan laut.
Read more > MENGENAL SINGKAT BURUNG ANIS MERAH
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo