Monday, April 8, 2013

Ciri ciri cucak rowo Medan

Cucak Rawa Medan
Ketenaran Cucakrawa daerah ini tidak hanya dari suaranya, tetpi dari ukuran tubuhnya pula. Daerah ini memiliki Hutan berawa-rawa yang luas dan tidak terlalu jauh dari pantai sehingga udaranya lumayan panas. Jadi pohon yang tumbuh disekitar tempat ini tidaklah terlalu tinggi.
a. Ciri-ciri
ukuran tubuhnya besar sehingga bila dipegang terasa padat dan agak keras. Walaupun baru ditangkap dari alam bebas, warna bulunya cenderung seperti burung yang telah lama dipelihara, yaitu hijau keabu-abuan sedikit kecoklatan dan tampak bersih.
b. Kualitas suara
rata-rata memiliki suara kicauan yang baik, bervariasi serta mepunyai volume suara tang cukup besar. Namun kelemahannya adalah kurang didukung lengkingan suara atau jeritan, sehinga suaranya terkesan berat namun kurang tebal. Bila diamati, kicauannya cenderung nggambang/mengambang. Selain itu, kicauannya kurang bisa dibawakan secara cepat.
Read more > Ciri ciri cucak rowo Medan

Cara cara perbaikan performa pada burumg cucak rowo


Detail 
Kebanggan Memiliki Cucak Rawa tidak terbatas atau berhenti saat kita bisa membelinya saja, namun rasa bangga ini harus disertai dengan kemauan untuk merawatnya dengan baik agar Cucak Rawa yang kita miliki mempunyai suara yang patut dibanggakan. Masa rawatan kurang dari 3 tahun masih memungkinkan bagi kita untuk bisa membenahinya (walaupun tidak semuanya bisa kita benahi). Lebih dari 3 tahun, maka kemungkinan memperbaiki kualitas suaranya akan relatif kecil.
Berikut langkah-langkah konkret yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki kualitas suara Cucak Rawa
1. Benahi terlebih dahulu kondisi fisiknya
Salah satu penyebab kurang baiknya suara Cucak Rawa adalah faktor buruknya kondisi fisik burung itu sendiri. Oleh karenanya, perbaikan fisik ini menempati prioritas utama yang harus sesegera mungkin diperhatikan dan diupayakan. Perbaikan kondisi fisik ini dapat dilakukan melalui cara memberikan makanan alami/makanan hidup/EF lebih banyak dari biasanya. Makanan buatan/pelet/voer walaupun sudah baik, bilamana memungkinkan kita oplos lagi dengan madu, telur lalu dijemur sampai kering.
Mandi sesering mungkin yang mempunyai tujuan untuk meredakan stress, memperbaiki penampilan (bulu) serta membuat kicaunnya lebih rajin dan lebih bening.
2. Pengembunan
Adalah menempatkan Cucak Rawa di luar rumah. Biasanya dilakukan menjelang fajar/matahari terbit. Namun bilamana masih kurang rajin, bisa dilakukan sejak sore hari dalam kondisi dikerodong hingga besok paginya menjelang fajar kerodongnya dibuka agar bisa melihat matahari terbit.
Hal ini juga dapat dilakukan pada Cucak Rawa anakan, bakalan, maupun yang telah rajin berkicau agar lebih rajin berkicau serta membuat suaranya lebih bening.
3. pertemukan dengan lawan jenisnya/memasangkan
bertujuan untuk merangsang Cucak Rawa agar lebih rajin berkicau hingga pada muaranya akan berkicau dengan lantang. Hal ini didasari bahwa di alam bebasnya, Cucak Rawa berkicau bersahut-sahutan.
Bila mempertemukan dengan lawan jenisnya jelas sudah artiannya, yaitu mempertemukan jantan dengan betina dan sebaliknya. Namun bila memasangkan, bisa berarti mempertemukan jantan dengan jantan (tapi tidak bisa disatukan dalam 1 sangkar) dan bukan betina dengan betina. Hal ini didasarkan pengalaman, Karena ada banyak penggemar yang tidak mendapatkan kemajuan suara apapun walaupun berkali-kali mencoba mendekatkan sangkar bahkan sejak masih bakalan antara betina dengan betina. Sedangkan antara jantan dengan jantan dapat dipasangkan suaranya dikarenakan mereka saling menjaga teritorialnya.
Cara ini memiliki kelabihan dan kekurangan
Kelebihannya adalah burung akan rajin berkicau, kadang tanpa mengenal waktu, bahkan bila disatukan dalam satu kandang, maka akan cenderung berjodoh. Namun, ada kelemahannya yakni burung akan malas berkicau bila pasangannya terlepas, mati ataupun tidak dipertemukan.
Sulitnya lagi, manakala kita mau mencarikan pasangannya yang baru, kita akan terkendala untuk menemukan Cucak Rawa baru yang kualitasnya kurang lebihnya sama.


Read more > Cara cara perbaikan performa pada burumg cucak rowo
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo