Tuesday, March 8, 2011

Tips Paling Efektif dan Tepat Guna Mencegah Sakit Flu

Menyeruput secangkir teh hijau yang panas tak hanya akan membuat Anda lebih tenang. Cara ini juga dapat dijadikan pilihan bagi Anda untuk mencegah sakit flu.

Eksperimen para ahli menunjukkan, teh hijau juga ternyata memiliki kemampuan yang hebat dalam menghadang virus flu. Temuan ini melengkapi kelebihan teh hijau yang sudah dikenal luas seperti mengikis lemak jahat serta menyehatkan pembuluh darah dan jantung.

Para ilmuwan dari Departemen Evaluasi Obat & Informatika Universitas Shizuoka Jepang yang mengklaim khasiat teh hijau dapat mengendalikan virus flu. Peneliti yang dipimpin Dr Hiroshi Yamada MD P D melibatkan beberapa perawat di rumah sakit untuk menguji keampuhan kandungan antioksidan dalam teh hijau.

Sekelompok perawat diberikan pil yang mengandung 378 miligram catechin (setara dengan 2 cangkir teh hijau) dan 210 miligram theanine (setara dengan 4 cangkir). Kelompok perawat ini mengonsumsi enam kapsul tersebut setiap hari selama 5 bulan, sedangkan kelompok lainnya diberikan kapsul berisikan plasebo.

Hasilnya, pemberian suplemen teh hijau ini cukup signifikan dalam meningkatkan daya tahan tubuh terhadap flu. Hanya 4 persen saja dari kelompok yang diberi suplemen teh hijau mengalami sakit flu, sedangkan dari kelompok lain mencapai 13 persen.

”Catechin dapat mengikat virus influenza. Ini dapat mencegah virus menembus sel-sel yang sehat dalam tubuh Anda dan menghentikannya supaya tidak menjadi matang,” kata Yamada yang mempublikasikan temuannya dalam jurnal BMC Complementary and Alternative Medicine.

Theanine juga dipercaya memberikan perlindungan yang sama terhadap imunitas tubuh, tetapi para peneliti masih belum yakin bagaimana mekanismenya.

Yamada menegaskan, untuk memeroleh manfaat dari teh hijau, Anda tidak perlu meminum dalam jumlah yang sangat banyak setiap hari. Anda juga dapat memaksimalkan khasiatnya dengan hanya meminum dua cangkir setiap hari.

Untuk merasakan khasiatnya secara maksimal, Yamada memberikan beberapa saran :

1) Harus teh hijau walaupun jenis teh lainnya memiliki kadar theanine yang tak jauh berbeda, Dr Yamada menegaskan bahwa teh hijau adalah jenis yang paling banyak mengandung catechin sehingga akan sangat optimal dalam mencegah flu. Jika Anda tidak menyukai teh hijau, teh putih atau oolong tea adalah pilihan cukup baik untuk alternatif.

2) Beli dalam bentuk curah. Para ahli mengatakan, secara umum teh dalam bentuk curah memiliki konsentrasi zat antiflu ketimbang teh yang sudah dalam bentuk kantong/celup.

3) Seduh dan sajikan panas-panas. Menyeduh teh dalam waktu yang lebih lama dan dalam temperatur yang tinggi akan meningkatkan konsentrasi catechin, walaupun kadar aslinya sulit untuk diukur. Pastikan untuk menyeduh setidaknya dalam 1 hingga 2 menit pada suhu 175 derajat celsius atau 3 hingga 5 menit dengan suhu 140 derajat (panas tetapi dapat diminum).

Jika Anda benar-benar tidak suka teh, pertimbangkan untuk mengomsumsi suplemen teh hijau kompleks yang kandungannya hampir sama dengan catechin dalam segelas teh. Penelitian para ahli dari University of California menemukan, suplemen teh hijau dapat mempertahankan efek positif dari kebiasaan minum teh hijau.
Read more > Tips Paling Efektif dan Tepat Guna Mencegah Sakit Flu

Monday, March 7, 2011

Mitos-Mitos Mengenai Flu dan Cara Mengatasinya !

Cuaca yang tidak menentu belakangan ini membuat banyak orang dengan mudah terserang flu, bukan hanya hidung dan mata yang berair, biasanya flu juga disertai dengan demam.

Bahkan sudah menjadi miskonsepsi yang meluas di masyarakat mengenai mitos flu itu sendiri, karena secara tidak langsung mempengaruhi pola pikir maupun tindakan yang akan dilakukan. Mitos yang saat ini berkembang tersebut tentunya ada yang benar namun juga ada yang tidak salah.

Influenza, biasa disebut sebagai flu atau penyakit infeksi saluran napas karena virus lainnya, merupakan penyakit menular yang disebabkan terutama oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae yang mempengaruhi burung dan mamalia. Nama influenza berasal dari Italia: influenza, yang berarti memengaruhi (Latin: influentia).

Gejala umum penyakit ini adalah badan terasa panas dingin, demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala parah, batuk, kelemahan dan rasa tidak nyaman. Gejala yang paling sering terjadi adalah demam dan batuk.

Dalam kasus lebih serius, influenza menyebabkan radang paru-paru, yang dapat menimbulkan kematian, khususnya bagi kaum muda dan orangtua.
Untuk menangkis dan melawan virus flu dari tubuh, banyak mitos beredar dipercaya banyak orang, berikut adalah mitos-mitos tersebut :
1. Jika kehujanan atau selesai keramas, rambut yang basah akan terkena flu.
Fakta : Hal ini tidak benar, sebab seseorang akan terkena flu jika daya tahan tubuhnya menurun. Sehingga bila seseorang kehujanan atau selesai berkeramas tapi daya tahan tubuhnya tetap terjaga, maka orang tersebut tidak akan terkena flu.
2. Minuman/makanan/uap hangat dapat menghilangkan gejala flu (hidung mampet)
Fakta : Hal ini tidak sepenuhnya benar, memang jenis makanan/minuman atau uap yang hangat mengakibatkan terjadinya relaksasi dari jaringan dinding saluran pernafasan dan mencairnya lendir sehingga gejala hidung mampet untuk sementara menghilang. Sesudah mengkonsumsi makanan/minuman hangat tersebut maka gejala flu (hidung mampet) akan muncul kembali.
3. Badan dibalut/dibungkus dengan selimut pada penderita flu.
Fakta : Hal ini tidak benar, sebab membungkus badan dengan menggunakan selimut dapat menghambat atau penguapan dan keluarnya panas dari dalam tubuh, sehingga demam/panas tidak turun.
4. Menghilangkan panas pada penderita flu lewat metode kompres dengan air dingin atau es.
Fakta : Hal ini tidak sepenuhnya benar, terutama pada penderita flu anak-anak sebab dengan menggunakan kompres air dingin atau es, dapat menurunkan suhu tubuh terlalu drastis yang dapat mengakibatkan menurunnya metabolisme sehingga menghambat proses penyembuhan flu.

5. Mengkonsumsi jeruk nipis dan jahe, dipercaya dapat mengatasi gangguan tenggorokan pada gejala flu.

Fakta : Hal ini tidak sepenuhnya benar sebab meskipun jahe dan jeruk nipis mempunyai efek menghangatkan dan mengencerkan lendir sehingga tenggorokan penderita flu terasa enak dan nyaman, namun situasi itu hanya berlangsung sementara. Karena setelah selesai mengkonsumsi jahe dan jeruk nipis dalam beberapa waktu kemudian, gejala tenggorokan gatal dan banyak lendir, dapat timbul lagi.

Pada intinya bahwa mitos-mitos yang berkembang di masyarakat seperti yang disebutkan di atas tidak dapat membantu penyembuhan gejala-gejala flu bahkan tentunya jika terkena flu, sehingga dapat mengganggu aktivitas kita. Dari mitos di atas tersebut yang ada kebenarannya (2,4 dan 5) tetap dapat dilakukan untuk meringankan gejala flu.

Namun yang pasti guna mengatasi gejala flu diperlukan hal-hal sebagai berikut:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi (sayur dan buah), istirahat yang cukup, dan minum air putih minimal 2 liter / hari.
2. Obat flu untuk mengatasi gejala-gejala flu. Obat flu yang tepat, yakni yang mengandung :
a. Anti nyeri dan anti panas (Analagetik/Anti piretik) untuk gejala : demam, sakit kepala, nyerfi otot dan sendi.
b. Penurun bengkak (Dekongestan) untuk gejala : hidung tersumbat
c. Anti Alergi (Anti Histamin) untuk gejala :bersin dan gatal pada hidung/tenggorokan.

Read more > Mitos-Mitos Mengenai Flu dan Cara Mengatasinya !
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo