Saturday, July 6, 2013

MODEL PERAWATAN MURAI BATU ANAKAN



Muraibatu anakan istilah lainnya disebut trotolan. Yang dimaksud muraibatu trotolan ini adalah usia sampai dengan kisaran 4 (empat) bulan. Setelah usia kisaran diatas 4 bulan, muraibatu anakan ini akan molting/mabung (rontok bulu) berganti menjadi muraibatu remaja. Setiap penghobby muraibatu sangat kenal dengan muraibatu anakan ini, sehinga pola rawatan hariannya pun bermacam-macam cara. Diantara pola rawatan yang sering kita jumpai, sebagai berikut:

  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Kroto full kroto di cepuk 
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Kroto 1 sendok makan ( pagi dan sore )
  • Jangkrik belum keluar sayap 3 s/d 5 ekor (siang)

  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-5 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok makan ( siang )
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-3 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok makan ( siang )
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-5 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok teh ( siang )
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-3 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok makan 3 kali seminggu 
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi )

  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 3-3 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok makan 3 kali seminggu 
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi ) dan 1 sendok teh ( sore )
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-3 (pagi-sore)
  • Kroto 1 sendok makan 2 kali seminggu 
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi dan sore)
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 5-5-5 (pagi- siang-sore)
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi dan sore)
  • Kroto 0
  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Jangkrik belum keluar sayap 7-5 (pagi-sore)
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi dan sore)
  • Kroto 0

  • Voer hijau pabrikan selalu sedia di cepuk
  • Kroto 1 sendok makan ( pagi dan sore )
  • Jangkrik belum keluar sayap 3-2 (pagi-sore)
  • UK (ulat kandang) 1 sendok makan ( pagi )
  • Semua model tersebut umumnya pernah dipakai oleh rekan-rekan penghoby muraibatu, malah-malah ada yang lebih minim dari semua model diatas. Sedang yang biasa/ pernah penulis pakai adalah model 2 , model 6 dan model 11. 

Dari model-model pakan yang ada umumnya penghoby memberikan pula vitamin-vitamin tetes dengan cara:

  • Dicampur di kroto
  • Dioleskan di jangkrik
  • Disuntikkan di jangkrik
  • Diteteskan di minuman

Adapun jenis-jenis vitamin yang dipakai, antara lain:

Vitamin B-compleks plus ( cair ) berfungsi sebagai menambah nutrisi pertumbuhan yang dianggap lengkap
Vitamin E ( cair ) berguna untuk pertumbuhan bulu
Minyak ikan ( cair ) protein diyakinii pendukung pertumbuhan bulu dan untuk mengkilapkan bulu
Calsium ( cair atau tablet ) bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulang

Aneka macam waktu pemberian vitamin, diantaranya:

3 kali seminggu
2 kali seminggu
1 kali seminggu

Pemberian Extra Fooding ataupun vitamin secara berlebihan atau tanpa perhitungan tentunya mempunyai dampak. Dampak buruk yang muncul, antara lain:

Lambat mabung/molting : ditandai bulu yang mestinya sudah rontok menjadi tidak rontok
Boros biaya 

Maka tidak dianjurkan untuk pemakaian vitamin atau multivitamin tersebut diatas, kecuali jika pertumbuhan muraibatu trotolan dipandang kurang normal khususnya pertumbuhan bulu ataupun tulang. Hal ini dikarenakan pemberian pakan buatan (voer) yang dikombinasikan dengan extra fooding ( jangkrik, kroto, ulat kandang, dll) dianggap telah mencukupi untuk ukuran muraibatu trotolan.

Untuk selanjutnya Anda dapat membaca ARTIKEL LAINNYA SEPUTAR MURAI BATU yang ada di blog murai ini yaitu seperti : 
Read more > MODEL PERAWATAN MURAI BATU ANAKAN

HABITAN ALAMAI DARI BURUNG MURAI BATU

Habitat alami burung murai batu

Habitat alami burung murai batu adalah di hutan-hutan atau di semak-semak yang di sekitarnya terdapat aliran sungai. Bila udara cerah, murai batu suka mandi dan hidup secara berkelompok. Sehabis mandi, murai batu biasanya berkicau riang.

Murai batu sering mandi di sungai dan berjemur di pepohonan dekat sungai. Biasanya setelah mandi mereka rajin berkicau. Daerah tepian aliran air juga dijadikan tempat bermain mereka dan mencari jodoh.

Makanan murai batu adalah makanan sejenis serangga seperti kroto, jangkrik, dan serangga-serangga lainnya. Dalam mencari makanan, murai batu mencarinya sendiri-sendiri, tidak tergantung pada kelompok.

Pada malam hari, murai batu tidur di dahan pepohonan. Ketika memasuki masa bertelur, murai batu akan membuat sarang di ranting-ranting dahan. Telurnya akan dierami oleh induknya secara bergantian sampai menetas. Ketika masih kecil, anakan murai batu tersebut disuapi oleh induknya hingga dapat mencari makan sendiri. Ketika masih anakan dan belum dapat mencari makanan sendiri, anakan murai batu tersebut diasuh oleh induknya. Setelah dapat terbang dan dapat mencari makanan sendiri, anakan murai batu tersebut akan dilepas oleh induknya dan hidup mandiri sebagai murai batu dewasa yang siap mencari jodoh dan bertelur. Musuh utama murai batu adalah ular dan burung alap-alap.

Habitat alami burung murai batu

Habitat alami burung murai batu
Read more > HABITAN ALAMAI DARI BURUNG MURAI BATU
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo