Perkutut adalah burung yang secara umum bersifat monogami (satu pasangan). Jadi dalam beternak perkutut, 1jantan hanya di jodohkan dengan 1 betina. Tidak bisa di ternak seperti kenari yang 1 jantan bisa di jodohkan dengan 4 betina sekaligus.
Setelah beberapa hari, satukan ke duanya dalam satu sangkar kecil sambil sebelumnya di mandikan terlebih dahulu. Sebaiknya dalam menyatukan indukan di lakukan dari yang betina dulu baru di ikuti yang jantan karena perkutut jantan biasanya lebih agresif. Waktu menyatukan sebaiknya dilakukan pada sore hari menjelang maghrib untuk menghindari perkelahian. Dengan menyatukan di sore hari di harapkan induk tidak sempat berkelahi karena keburu malam.
Jika cara ini tidak berhasil (biasanya karena pejantan terlalu galak), satukan dalam sangkar 2-3 ekor betina sekaligus untuk meredam amuk pejantan. Dengan adanya 2-3 ekor betina dalam 1 sangkar, yang jantan tidak akan terpaku mematuki 1 betina saja sehingga resiko cedera atau kematian perkutut betina menjadi kecil. Ketika melakukan hal ini sebaiknya perkutut jantan sering-sering di mandikan agar birahinya turun. Atau jika anda ada waktu untuk memantau proses penjodohan, ketika terlihat yang jantan mulai mematuki yg betina, semprot yang jantan dengan sprayer.
Tanda-tanda jika perkutut sudah berjodoh adalah ketika kedua calon indukan tersebut tidur sudah mau berdampingan dan sering bercumbu.
0 comments:
Post a Comment