Monday, April 15, 2013

Cara Memilih Merpati Balap


Ciri Merpati Balap Unggulan | Memilih Burung Dara Balap Yang Berkualitas - Salam kicau mania! Setelah membuat tulisan tentang Cara Merawat dan Melatih Merpati Balap , untuk kali ini Arena Burung  ingin membahas tentang cara memilih burung merpati atau burung dara untuk balapan. Bermula dari request dari bang Farid Ledi yang bertanya tentang cara memilih burung dara balap yang unggul, Arena Burung tertarik untuk sedikit memberikan tips yang mungkin berguna bagi kita semua. Kami mencari tips atau cara memilih merpati balap dari bang Sigit yang telah lama menggeluti dunia perdaraan. Selain itu juga informasi kami himpun dari beberapa sumber. Langsung aja om kelamaan basa-basinya... hehehe


Ciri Merpati Balap Unggulan
  • Kepala - Bentuk kepala merpati balap yang bagus yaitu besar dengan batok kepala depan lebih tinggi dari batok kepala belakang (nonong). Dengan demikian asumsi kita bahwa kepala besar berari memiliki volume otak juga besar sehingga juga memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Selain itu juga pilih burung yang mempunyai derajat kemiringan antara pangkal hidung dengan atas batok kepala sebesar 45-60 derajat. Biasanya burung dengan bentuk kepala spt ini lebih cerdas (mengingat untuk merpati tinggian sangat diperlukan feeling yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi)
  • Paruh - Pilih merpati yang memiliki paruh meruncing, tidak terlalu besar dan tidak terlalu panjang. Dan juga pilih yang memiliki jarak antara ujung hidung sampai ujung paruh yang berjarak sedikit lebih pendek dari jarak pangkal hidung sampai batok kepala depan teratas.
  • Mata - Untuk bagian mata, pilih yang memiliki pupil berwarna hitam dan pilih juga yang mempunyai cincin lingkar menempel pada bijih mata (biasanya berwarna hijau) 1/4 keliling bijih mata menggantung di depan bawah. Sedangkan untuk warna mata, pilih yang mempunyai dua warna mata, biasanya perpaduan antara kuning tua dg kuning muda, merah tua dg hijau tua, atau merah muda dg putih.
  • Hidung - Pilih yang memiliki hidung kecil dan menggembung, namun tidak seperti merpati pos serta mempunyai warna kapur pekat dan pangkal hidung bagian bawah menjorok kebelakang
  • Leher - Pilih yang kokoh dan sedikit lebih pendek dari tulang dadanya. Memiliki tulang leher yang kuat, tegak dan lurus ke atas namun lentur atau tidak kaku (fleksibel)
  • Sayap - Nah ini yang terpenting. Pilih merpati balap yang memiliki sayap kuat dan lentur/jangan kaku, sementara bentuk bisa bervariasi, ada yg tebal bulat, pendek berotot. Ada juga yg berbentuk pipih, lebar berotot. Pilih juga yang memiliki sayap mengembang ketika dipegang dengan kedua tangan. Selanjutnya adalah bulu sayap yang tebal, kencang, tidak bergelombang. pilih juga yang lebar (landung) rapat jarak satu bulu dg yg lainnya. ujung bulu meruncing.
  • Bentuk Dada - Pilih yang berbentuk huruf “V” ketika dilihat dari depan. Pilih tulang dada yg mempunyai panjang sedikit lebih panjang dari telunjuk org dewasa, atau paling tidak sama panjang. 
  • Sapit Urang - Beberapa orang berpendapat bahwa bentuk sapit urang tidak begitu berpengaruh, namun ada juga yang mengatakan bahwa bentuk sapit urang yang bagus adalah tidak terlalu sempit dan tidak terlalu lebar, idealnya adalah sekita 1 cm. Karena jika terlalu sempit kemampan menukik sangat pelan dan jika terlalu lebar maka si burung menukik dengan goyang atau “megal-megol”.


Read more > Cara Memilih Merpati Balap

Perawatan warna merah pada kenari


Kenari merah diternak untuk mendapatkan kenari dengan bulu yang berwarna-warni . Kenari ini kali pertama dikembangkan oleh Dr Hans Duncker (Jerman) pada awal 1900-an dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina). Beberapa orang mengatakan leluhur dari kenari kuning yang digunakan Hans adalah Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini sebagai kanari Border.
Kenari merah memiliki warna bulu beragam, mulai dari yang nyaris merah, tembaga, aprikot, pink, dan merah-perunggu.

Perawatan khusus kenari merah:
Jika Anda punya kenari merah dan ingin memelihara warna merahnya, maka mutlak Anda berikan pakan yang kaya akan beta-carotene. Minimal suplemen kombinasi antara beta-carotene dan canthaxanthin. Namun pemberian makanan tersebut hanya efektif ketika bulu sedang tumbuh, dan ini biasanya terjadi ketika burung molting/mabung.
Banyak suplemen pewarna yang dijual secara bebas tetapi memang berisiko bagi kesehatan burung. Makanan alami bisa digunakan untuk mengatur warna kenari, misalnya parutan wortel segar dan brokoli cincang (atau buah-buahan/sayur yang kaya akan beta-carotene lainnya).

Hasil dari pemberian makanan tersebut sangat tergantung pada seberapa banyak burung mengonsumsinya. Tetapi yang jelas, pemberian itu sangat berpengaruh dan bisa dibedakan secara nyata dengan kenari yang tidak diberi sama sekali makanan seperti itu.
Di luar pemberian makanan seperti itu, perawatan kenari merah hampir sama dengan perawatan kenari lain pada umumnya.

Metode pewarnaan alami:
Beta-carotene merupakan faktor utama untuk menimbulkan dan/atau menjaga warna merah pada kenari merah. Zat itu bisa ditemukan pada beri, bit, ubi jalar, labu, tomat, ceri dan parutan wortel. Pemberian pakan alami sangat dianjurkan karena ini lebih bagus.

Metode pewarnaan kimiawi:
Ada tiga bahan kimia yang digunakan dalam makanan pada penangkaran kenari merah, yakni canthaxanthin, beta-carotene, dan jeruk carotenoids.

Menurut wikipedia, Canthaxanthin adalah pigmen carotenoid yang banyak tersebar di alam. Carotenoids termasuk dalam kelas phytochemicals yang dikenal sebagai terpenoids. Rumus kimia dari canthaxanthin adalah C40H52O2. Didapat dengan memisahkannya dari sejenis jamur. Zat ini juga bisa ditemukan pada alga hijua, bakteri, bakteri, krustasea, dan sejumlah jenis ikan seperti misalnya ikan emas dan karper. Di Inggris, canthaxanthin diperbolehkan untuk tambahan pakan unggas, beberapa saus, terutama untuk diekspor ke Perancis, dan jenis makanan lainnya, Di Uni Eropa batas tertinggi kandungan zat ini yang diperbolehkan adalah 80 mg/kg bahan makanan).

Canthaxanthin merupakan unsur terkuat untuk memunculkan warna. Beberapa peternak menggunakan canthaxanthin sebagai pewarna kimia untuk makanan burung. Ini memang bukan cara terbaik memang. Warna bulu pada burung yang hanya diberi pakan mengandung canthaxanthin hanya terlihat seperti merahnya batu bata (kusam).

Untuk menghasilkan warna merah yang cerah, perlu pemberian makanan kombinasi canthaxanthin dan beta-carotene dengan perbandingan 50:50. Dengan cara itu, bulu burung akan menjadi cerah. Campuran dua zat tersebut perlu terus disediakan dalam minuman burung selama mabung.

Pencampurannya ke dalam air adalah sebanyak satu sendok teh (campuran canthaxanthin dan beta-carotene) untuk setiap satu setengah galon air. Gunakan air untuk minuman burung sementara lainnya bisa disimpan dalam lemari es.
Canthaxanthin dan beta-carotene juga bisa diberikan kepada anak burung. Masukkan sesendok teh campuran canthaxanthin dan beta-carotene ke dalam satu kilogram air matang yang sudah dingin.

Campuran canthaxanthin dan beta-carotene sering dijual dengan beberapa zat tambahan seperti sukrosa, dektrosa, atau jenis pemanis lainnya serta vitamin C dan B. Tetapi zat tambahan itu sesungguhnya tidak berpengaruh pada tujuan pembentukan dan pemeliharaan warna pada kenari merah.

Read more > Perawatan warna merah pada kenari
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo