Friday, February 15, 2013

Tahapan merawat bakalan MB

Beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai tahapan umum akan dilalui oleh para hobbies dalam melakukan perawatan terhadap MB bakalan.

Hal ini untuk mengurangi tingkat keraguan para hobbies baru dalam merawat MB bakalannya dan memastikan bahwa tahapan-tahapan yang dilalui telah sesuai dengan harapan secara umum.


Tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Diasumsikan kita telah memiliki MB bakalan yang sudah kita pilih sesuai kriteria pemilihan yang baku. 
  2. Diasumsikan juga, MB bakalan ini juga sudah makan voer, sesuai dengan cara yang telah saya share dalam postingan sebelumnya.
  3. Satu atau dua minggu setelah MB bakalan makan voer, maka kita dapat melakukan proses mandi secara rutin dan penjemuran secara bertahap. Pada masa ini MB sebaiknya buka krodong (kecuali malam) tapi MB tetap ditempatkan pada tempat yang sedikit terisolasi atau tenang, Biasanya pada tahap ini MB sudah terlihat sedikit tenang.
  4. Satu atau dua minggu setelah tahapan ke 3, MB bakalan sudah dapat digantang di tempat keramaian atau di tempat orang berlalu lalang, walaupun beresiko MB tersebut akan kembali terlihat giras.
  5. Dua atau tiga minggu setelah tahapan ke 4, MB biasanya mulai memperlihatkan kemampuannya berkicau yang diawali dengan suara ngeriwik (biasanya pada saat turun hujan) dan sesekali ngeplong.
  6. Dua atau tiga minggu setelah tahapan ke 5, MB biasanya akan terlihat mulai rajin ngeplong.
  7. Pasca mabung pertama di tangan kita, MB akan terlihat jelas mengalami perubahan, terutama gaya, tingkat keberanian dan variasi kicauannya serta sudah mulai terlihat marah jika mendengar suara burung lain.
  8. Pada tahap inilah biasanya MB sudah siap untuk ditrek sekaligus melihat kemampuan tempur, kemampuan vokal dan variasi kicauan dihadapan musuh-musuhnya. Ingat....., ini adalah tahapan secara umum. Artinya ada MB yang dapat lebih cepat melalui tahapan-tahapan di atas dan ada juga yang relatif lebih lama.

Hal ini lebih banyak ditentukan oleh kemampuan dan mental dari MB itu sendiri untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya serta pengaruh dari pola rawatan kita.

Idealnya, 2-3 bulan setelah kita rawat, MB sudah berani mengeluarkan suara ngeplong, walaupun ada juga yang 1 minggu setelah kita rawat sudah berani mengeluarkan suara ngeplongnya.

Jadi inilah tahapan yang mungkin dapat dijadikan pedoman umum bagi para hobbies baru dalam merawat MB, sehingga para hobbies tidak merasa ragu dengan kemampuan MB-MB bakalannya.



http://muraibatuaceh.blogspot.com/2008/07/tahapan-dalam-merawat-mb.html?showComment=1360839140791
Read more > Tahapan merawat bakalan MB

Apakah Murai Batu perlu dimandikan setiap hari ?


Sama seperti manusia, Murai Batu juga membutuhkan mandi. Selain untuk menyegarkan tubuh, mandi juga berguna untuk menghilangkan kotoran yang mungkin melekat pada bagian tubuh dan juga untuk menjaga tingkat stabilitas suhu tubuh, karena Murai Batu adalah hewan berdarah panas, yaitu hewan yang bisa menyesuaikan suhu tubuhnya

Lalu, apakah Murai Batu perlu mandi setiap hari

Dialamnya, mandi bisa dikatakan sebagai rutinitas harian wajib buat sebagian besar Murai Batu.
Makanya jangan heran, Murai Batu selalu memilih daerah yang memiliki alur sungai sebagai habitatnya. Ini terkait dengan kebutuhan harian akan air baik untuk minum maupun mandi.

Kapankah waktu yang tepat untuk memandikan Murai Batu ? 

Secara umum, ritual mandi lebih sering dilakukan di pagi hari oleh sebagian besar jenis burung termasuk Murai Batu. Hal ini dilakukan karena setelah mandi burung membutuhkan proses penjemuran untuk mengeringkan bulunya. Matahari yang bersinar di pagi hari yang dianggap sehat dan dibutuhkan untuk membantu proses metabolisme dalam pembentukan vitamin D adalah waktu terbaik buat Murai Batu untuk berjemur ria.

Tapi, adakalanya Murai Batu juga bisa mandi di siang atau sore hari. Ini lebih cenderung karena kebutuhan di luar yang bersifat rutin. Misalnya di masa kawin dan di masa mabung, pola mandi Murai Batu cenderung mengalami perubahan. Atau pasca Murai Batu mengkonsumsi makanan yang cenderung membuat suhu tubuhnya meningkat, maka mandi adalah solusi terbaik untuk menstabilkan suhu tubuhnya.

Perlu juga difahami, ada kondisi-kondisi tertentu yang bahkan membuat Murai Batu cenderung menghindar untuk mandi, misalnya:

  • Di masa awal kerontokan bulu pada saat mabung.
  • Di musim hujan, di mana pada saat itu Murai Batu cenderung bersembunyi direrimbunan pohon. Apakah kita bisa memahami kapan waktunya Murai Batu membutuhkan mandi ? Bisa. Caranya dengan memperhatikan gerak-gerik dan bahas tubuh dari Murai Batu. Muri Batu yang sedang butuh mandi biasanya sering mematuki mangkok air minum bukan untuk minum, tapi seperti sedang memercik-mercikan air yang ada di dalam mangkok minumnya. Selain itu, Murai Batu yang butuh mandi juga sering memegarkan bulu di bagian kepala dan dadanya sambil menggoyang-goyangkan badannya seperti sedang membersihakn atau merapikan bulu. 


 http://muraibatuaceh.blogspot.com/2013/02/kebutuhan-mandi-pada-murai-batu.html?showComment=1360909260755
Read more > Apakah Murai Batu perlu dimandikan setiap hari ?
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo