Friday, August 13, 2010

Tips Menyewa dan Memilih Mobil Untuk Mudik Lebaran

Menjelang hari lebaran yang akan datang pasti Anda akan berpikir ulang beberapa kali untuk menyewa kendaraan untuk pulang kampung. Apalagi saat ini banyak sekali perusahaan penyedia jasa sewa mobil. Jenis mobil dan tarif sewanya pun beragam. Hanya, jangan sembarang menentukan pilihan, sebab perjalanan akan kita tempu juga jauh dengan karakter jalan yang belum tentu kita pahami.

"Karena itu ada beberapa hal yang harus anda cermati sebelum menentukan pilihan mobil yang kita sewa, agar selama perjalanan mudik nyaman, aman dan tenag. Lebih dari itu anda tidak menyesal di kemudian hari," ujar Dedi Alfiansyah, pemilik Karoma Motor, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Rabu (11/8).

Lantas apa yang harus dilakukan? Berikut ini tips yang diberi oleh Dedi:

- Tentukan jenis mobil sesuai kebutuhan

Langkah awal yang harus anda lakukan sebelum mendatangi perusahaan sewa mobil adalah menentukan jenis mobil yang akan digunakan untuk mudik. Bila anda termasuk keluarga kecil - terdiri dari anda, istri, dan dua orang anak - sebaiknya memilih mobil jenis mobil keluarga kecil atau low Multi Purpose Vehicle (MPV)

Ada beberapa alasan mengapa perlu memilih jenis mobil itu. Pertama, kemungkinan besar jalan yang akan anda lalui sepanjang perjalanan mudik akan macet karena banyaknya pemudik yang menggunakan mobil, sehingga dengan mobil ukuran kecil anda bisa lincar bermanuver di jalanan macet.

"Kedua, dengan kapasitas mobil kecil, meski secara teknologi antara mobil besar dan kecil sama, namun mobil bermesin kecil jauh lebih irit," kata Dedi. Kedua, tarif sewa mobil kecil juga lebih murah dibanding mobil berukuran besar. Selisih uang sewa yang bisa dihemat itu bisa digunakan untuk kepentingan lain.

- Lakukan pembandingan harga

Saat ini banyak sekali perusahaan penyedia jasa sewa mobil. Agar mendapatkan harga yang pas, sebaiknya anda melakukan perbandingan dengan melakukan survei kecil-kecilan terhadap empat atau lima perusahaan. Bandingkan harga yang mereka berikan, jangan terpikat dengan harga murah tetapi juga jangan setuju saja dengan harga tinggi.

"Alangkah baik cari informasi dengan perbandingan itu dan buat rata-rata. Angka rata-rata itulah yang sebaiknya dibuat pegangan," ujar Dedi.

- Pelajari perjanjian sewa dengan cermat

Setelah mendapatkan gambaran mobil yang akan disewa, tarif sewa, serta menentukan tempat perusahaan penyedia sewa, langkah selanjutnya adalah mempelajari perjanjian sewa yang disodorkan perusahaan. Pelajari beberapa hal yang menyangkut hak dan kewajiban penyewa.

"Bila anda ragu, tanyakan sampai rinci apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut. Hal itu untuk menghindari jebakan yang dilakukan oleh oknum perusahaan nakal yang secara sengaja memperdayai penyewa dengan cara halus," papar Dedi.

Beberapa hal yang perlu anda tanyakan antara lain, kondisi bahan bakar sebelum mobil anda gunakan dan setelah dikembalikan ke perusahaan. Biasanya perusahaan mensyaratkan kondisi bahan bakar di saat mobil dikembalikan harus seperti pada saat anda mengambil anda mengmabilnya.

Hal lain yang patut ditanyakan adalah, bila terjadi keterlambatan pengembalian mobil. Hal ini perlu diajukan, mengingat kondisi jalan selama arus mudik atau balik tidak menentu. Kemacetan berjam-jam bisa saja terjadi.

"Memang ada perusahaan yang mentoleransi kondisi itu dengan hingga satu dua jam. Tetapi tidak sedikit pula yang menerapkan denda keterlambatan per jam dengan besaran tertentu," terang Dedi.

- Tanyakan manfaat asuransi

Bila perusahaan tempat anda menyewa mobil juga menerapkan biaya premi asuransi, tanyakan dengan jelas jenis asuransi, manfaat yang akan diperoleh, serta cakupan perlindungan untuk siapa saja, apakah untuk anda sendiri atau juga anggota keluarga lainnya. Berapa besar uang pertanggungan yang diperoleh dan sebagainya.

Hal itu penting ditanyakan untuk mengantisipasi bila terjadi risiko yang tidak kita inginkan. Pasalnya, bahasa dan kalimat di dalam perjanjian asuransi biasanya kerap menimbulkan salah tafsir, sehingga harus dipelajari kalimat demi kalimat.

- Cek kondisi mobil

Bila semua urusan diatas selesai, kini giliran melakukan pengecekan kondisi mobil. Upayakan sebisa mungkin untuk memilih mobil yang berusia maksimal enam tahun. Sebab, mobil dengan usia itu masih relatif stabil dan kondisi masih terbilang prima.

Setelah mendapatkan mobil yang dimaksud, lakukan pengecekan kondisi kelistrikan, mesin, ban, serta kestabilan mobil. Kondisi kelistrikan bisa menggunakan alat bantu volt meter untuk mengecek sumber listrik baik alternator maupun aki.

Bila tidak ada alat tersebut gunakan cara paling sederhana dengan menghidupkan mesin. Setelah itu aktifkan semua peranti penunjang kenyamanan yang menggunakan sumber tenaga listrik seperti lampu, air conditioner (AC), power window, sistem audio, dan sebagainya.

"Bila lampu meredup di tengah-tengah mesin menyala berarti ada ketidakberesan di sistem kelistrikan. Hindari mobil itu karena berpotensi mogok di jalan," saran Dedi.

Begitu pun dengan mesin, bila dihidupkan dalam beberap menit tersengal-sengal berarti mesin mobil tersebut sudah tidak sehat. Pastikan kondisi ban - dengan melihat ukiran kembangan - masih dalam kondisi bagus atau minimal 70 persen.

Jangan lupa, mencoba mobil di jalan - dengan seizin petugas dari perusahaan - untuk mengetahui stabil tidaknya saat mobil dikemudikan. Cara itu juga untuk memastikan kondisi suspensi dan kaki-kaki mobil.

- Mintalah nomor telepon yang bisa dihubungi

Bila semua urusan persyaratan telah selesai dan anda sudah sepakat untuk menyewanya, jangan lupa meminta nomor telepon perusahaan tempat anda menyewa yang bisa dihubungi setiap saat. Hal itu untuk mengantisipasi bila terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di jalan yang berkaitan dengan mobil dan anda bisa menanyakan kondisi itu kepada petugas di perusahaan tersebut.
Read more > Tips Menyewa dan Memilih Mobil Untuk Mudik Lebaran

Thursday, August 12, 2010

Heboh, TV Iran Siarkan Pengakuan Seorang Wanita yang Akan Dirajam Karena Zina

Televisi pemerintah Iran menyiarkan rekaman yang menurut mereka adalah pengakuan seorang wanita yang terancam hukuman mati dengan cara dirajam karena melakukan perzinahan.

Dalam wawancara yang disiarkan hari Rabu (13/08), Sakineh Mohammad Ashtiani secara terbuka mengaku bersekongkol untuk membunuh suaminya pada tahun 2005.

Penasehat hukum itu sekarang ada di Norwegia karena pihak berwenang Iran berupaya menangkap dia.

Aparat hukum Iran menunda sementara pelaksanaan hukuman rajam terhadap Sakineh bulan lalu karena ada protes internasional, tetapi ada kekhawatiran, dia mungkin akan segera dihukum gantung.

Wanita berusia 43 tahun ini mengatakan dia dipaksa mengakui dakwaan berzinah.

Pada bulan Mei 2006, pengadilan pidana di provinsi Azerbaijan Timur menjatuhkan vonis bersalah ke Sakineh Mohammad karena memiliki 'hubungan gelap' dengan dua pria lain setelah suaminya meninggal dunia.

Dia kena hukuman cambuk sebanyak 99 kali.

Tetapi pada bulan September, selama persidangan terhadap seorang pria yang dituduh membunuh suaminya, pengadilan lain dibuka lagi untuk kasus perzinahan berdasarkan berbagai peristiwa yang dituduh terjadi sebelum suami Sakineh Mohammad meninggal dunia.

Walaupun sudah menarik pengakuan yang menurut Sakineh dia lakukan dibawa tekanan, Sakineh didakwa melakukan "perzinahan sementara berstatus menikah" dan dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam.

Kasus pembunuhan

Pengakuan ibu dua orang anak ini bahwa dia terlibat dalam merencanakan pembunuhan suaminya, dilakukan dalam bahasa Azeri dan kemudian disulih ke dalam bahasa Farsi, disiarkan di salah satu saluran televisi milik pemerintah.

Wawancara ini tidak menyebutkan sama sekali soal hukuman rajam dan fokusnya jauh dari soal tuduhan berzinah.

Wanita dalam wawancara ini, wajahnya sengaja dikaburkan, mengakui berperan dalam pembunuhan tahun 2005 walaupun sebelumnya Sakineh mengatakan kepada media Barat bahwa dia sudah dibebaskan dari segala dakwaan terlibat pembunuhan.

Dia mengatakan sepupu suaminya mengatakan padanya bahwa dia ingin membunuh suaminya, tetapi dia menganggap itu cuma lelucon.

"Belakangan saya sadar dia adalah pembunuhnya," kata wanita itu.

Suatu hari pria itu datang ke rumahnya dengan "segala peralatan yang diperlukan," tambah dia.

"Dia membawa peralatan listrik, kawat dan sarung tangan. Dia kemudian membunuh suami saya dengan menyetrum suami saya. Sebelumnya dia meminta saya pergi membawa anak-anak saya ke rumah nenek mereka."

Wanita ini juga mengecam pengacara Askineh, Mohammad Mostafaie karena mencampuri kasusnya.

"Kenapa dia membawa kasus saya ke televisi? Kenapa dia mempermalukan saya?"

Mostafaie sudah meninggalkan Iran dan sekarang mencari suaka di Norwegia karena pihak berwenang Iran berupaya menangkap dia.@BBC

Read more > Heboh, TV Iran Siarkan Pengakuan Seorang Wanita yang Akan Dirajam Karena Zina
 
 
Copyright © seputar dunia burung
Blogger Theme by Blogger Designed and Optimized by Tipseo